• Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
Sunday, January 11, 2026
  • Login
digitalbisnis.id
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta
No Result
View All Result
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta
No Result
View All Result
digitalbisnis.id
No Result
View All Result
Home Cek Fakta

Keliru: TNI Bebaskan 600 Sandera Warga Palestina di Gaza

digitalbisnis by digitalbisnis
January 2, 2026
in Cek Fakta
466
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Verifikasi Fakta: Klaim Pembebasan Sandera Palestina di Gaza

Narasi

Beredar sebuah informasi di media sosial yang mengklaim bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah berhasil membebaskan 600 sandera warga Palestina di Gaza. Klaim ini menyebar melalui berbagai platform pesan instan dan media sosial, menimbulkan simpati sekaligus kebingungan di kalangan publik.

Table of Contents

Toggle
  • Narasi
  • Penelusuran Fakta
  • Kesimpulan

Sebuah cuitan di platform X (sebelumnya Twitter) misalnya, memuat gambar yang disertai teks, “Hebat! TNI Berhasil Bebaskan 600 Sandera Warga Palestina di Gaza.” Narasi serupa juga ditemukan dalam pesan berantai yang dibagikan di WhatsApp, lengkap dengan seruan pujian terhadap peran TNI dalam konflik tersebut.

Penelusuran Fakta

Tim investigasi digitalbisnis.id melakukan penelusuran mendalam terhadap klaim yang beredar. Proses verifikasi dimulai dengan melakukan pencarian menggunakan kata kunci yang relevan di mesin pencari serta platform media sosial. Kami mengamati berbagai pemberitaan media arus utama dan rilis resmi dari pihak-pihak terkait, termasuk TNI dan organisasi internasional yang terlibat dalam mediasi konflik Gaza.

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa tidak ada satupun berita kredibel atau pernyataan resmi dari TNI maupun otoritas terkait yang mengkonfirmasi adanya operasi pembebasan sandera warga Palestina di Gaza yang dipimpin oleh TNI, apalagi dalam skala 600 orang. Pernyataan ini keliru karena:

  • Tidak Ada Bukti Operasional: Operasi pembebasan sandera, terutama dalam skala besar seperti yang diklaim, akan menjadi berita internasional yang sangat signifikan. Tidak adanya liputan dari media terkemuka, lembaga swadaya masyarakat internasional, atau PBB yang mengonfirmasi kejadian ini menunjukkan ketidaksesuaian dengan realitas di lapangan.
  • Fokus Pemberitaan Konflik Gaza: Pemberitaan mengenai konflik di Gaza saat ini lebih banyak berfokus pada upaya gencatan senjata, bantuan kemanusiaan, dan negosiasi pertukaran tahanan yang melibatkan pihak-pihak langsung dalam konflik, seperti Israel dan Hamas. Peran TNI, jika ada, lebih cenderung pada bantuan kemanusiaan atau misi perdamaian di bawah mandat PBB, bukan operasi militer pembebasan sandera secara independen.
  • Potensi Manipulasi Gambar: Gambar yang menyertai narasi hoax tersebut seringkali merupakan hasil manipulasi atau diambil dari konteks yang berbeda, yang kemudian digabungkan dengan narasi palsu untuk menciptakan kesan validitas.

Konteks asli dari situasi di Gaza adalah adanya upaya internasional yang kompleks untuk meredakan konflik dan membebaskan para sandera yang ditahan oleh Hamas, serta warga Palestina yang ditahan oleh Israel. Klaim keterlibatan langsung TNI dalam operasi pembebasan skala besar tersebut tidak didukung oleh fakta apapun dan berpotensi menyesatkan publik mengenai peran Indonesia serta situasi yang sebenarnya terjadi.

Kesimpulan

Informasi mengenai klaim TNI membebaskan 600 sandera warga Palestina di Gaza adalah tidak benar dan menyesatkan. Tidak ada bukti yang mendukung klaim tersebut, dan pemberitaan mengenai situasi di Gaza tidak mencerminkan adanya kejadian semacam itu.

Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta TurnBackHoax.ID, informasi tersebut dinyatakan Salah. Cek Sumber Asli.

Tags: Cek Faktatni
Previous Post

Cek Fakta: Video Menkeu Purbaya Beri Bantuan Rp 50 Juta Tidak Benar dan Hasil AI

Next Post

Keliru: PBB Tetapkan Banjir Bandang Sumatera Sebagai Bencana Internasional

digitalbisnis

digitalbisnis

Next Post
Keliru: PBB Tetapkan Banjir Bandang Sumatera Sebagai Bencana Internasional

Keliru: PBB Tetapkan Banjir Bandang Sumatera Sebagai Bencana Internasional

Discussion about this post

digitalbisnis.id

© 2023 digitalbisnis.id - Create with coffee.

  • Bisnis
  • Gadget & App
  • Teknologi
  • Start Up
  • Event

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta

© 2023 digitalbisnis.id - Create with coffee.