Narasi
Beredar sebuah informasi di media sosial yang mengklaim bahwa sebuah foto menampilkan tentara China sedang mendarat di Bandara Sam Ratulangi, Manado. Narasi tersebut menyebar luas dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat mengenai potensi kehadiran militer asing di wilayah Indonesia.
Penelusuran Fakta
Digitalbisnis.id, melalui tim jurnalis investigasinya, melakukan penelusuran mendalam terhadap klaim yang beredar. Proses verifikasi dimulai dengan menganalisis foto yang disebarkan. Teknik pencarian gambar terbalik (reverse image search) digunakan untuk melacak asal-usul foto tersebut dan mengidentifikasi konteks aslinya. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa foto yang diklaim sebagai tentara China di Manado sebenarnya berasal dari peristiwa yang berbeda dan memiliki latar belakang yang sama sekali tidak terkait dengan Indonesia.
Foto tersebut identik dengan gambar yang dipublikasikan oleh media asing pada tahun 2015. Kala itu, foto tersebut merekam momen kedatangan personel militer dari Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAN) yang berpartisipasi dalam latihan militer gabungan yang diselenggarakan di Australia. Latihan tersebut bernama “Kangaroo Exercise” dan melibatkan berbagai negara untuk meningkatkan interoperabilitas dan kerja sama di bidang pertahanan.
Adanya penyebaran foto lama dengan narasi yang menyesatkan ini merupakan modus operandi penyebaran hoaks yang umum, yaitu memanfaatkan peristiwa terkini atau kekhawatiran publik untuk kemudian menyematkan narasi palsu pada konten visual yang sudah ada. Dalam kasus ini, foto tentara China yang sedang melakukan aktivitas militer di luar negeri diubah konteksnya menjadi seolah-olah terjadi di Indonesia, dengan tujuan untuk menciptakan ketakutan dan spekulasi yang tidak berdasar.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran fakta yang komprehensif, foto yang beredar dan diklaim sebagai tentara China mendarat di Bandara Sam Ratulangi Manado adalah tidak benar. Foto tersebut merupakan gambar lama yang berasal dari konteks latihan militer di Australia pada tahun 2015. Penyebaran informasi ini merupakan berita bohong atau hoaks yang bertujuan untuk menyesatkan publik.
Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta TurnBackHoax.ID, informasi tersebut dinyatakan Salah.


Discussion about this post