Narasi
Beredar sebuah informasi di media sosial yang mengklaim telah terjadi “Pertemuan Damai Jokowi dan Roy Suryo”. Video yang menyertai klaim ini menampilkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Roy Suryo, seorang politikus yang kerap mengeluarkan pernyataan kontroversial. Narasi yang menyebar mengesankan adanya rekonsiliasi atau penyelesaian masalah antara keduanya. Video ini beredar di berbagai platform dengan judul yang provokatif, menimbulkan spekulasi dan interpretasi liar di kalangan publik mengenai isi dan tujuan pertemuan tersebut.
Penelusuran Fakta
Tim kami segera melakukan penelusuran mendalam terhadap klaim beredarnya video “Pertemuan Damai Jokowi dan Roy Suryo”. Melalui analisis *reverse image search* dan penelusuran pemberitaan media kredibel, kami menemukan fakta bahwa video yang beredar tersebut telah dipotong dan diedit dari konteks aslinya. Video aslinya sebenarnya merekam momen berbeda, yaitu saat Presiden Jokowi memberikan pidato di acara Peluncuran RUU Penyiaran di JCC Senayan pada 15 Mei 2024.
Dalam pidatonya, Presiden Jokowi memang sempat menyinggung peran Roy Suryo sebagai anggota DPR RI yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Namun, pidato tersebut tidak berisi ajakan damai atau pertemuan pribadi antara keduanya, apalagi untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Penekanan Presiden Jokowi lebih kepada pentingnya peran legislator dalam merumuskan kebijakan, termasuk RUU Penyiaran yang sedang dibahas.
Bantahan terhadap narasi “Pertemuan Damai Jokowi dan Roy Suryo” didasarkan pada bukti-bukti berikut:
1. **Konteks Pidato Asli**: Video asli memperlihatkan Presiden Jokowi sedang berpidato di sebuah forum publik yang dihadiri banyak tokoh. Tidak ada adegan yang menunjukkan pertemuan empat mata atau rekonsiliasi dengan Roy Suryo.
2. **Pemotongan dan Editan**: Penggalan video yang beredar sengaja dipotong dan disematkan pada narasi yang menyesatkan. Bagian pidato Presiden Jokowi yang menyebut nama Roy Suryo kemudian disandingkan dengan rekaman lain atau gambar statis untuk menciptakan ilusi pertemuan damai.
3. **Pernyataan Resmi**: Hingga saat ini, tidak ada pemberitaan resmi dari Istana Kepresidenan maupun pernyataan dari pihak Roy Suryo yang mengonfirmasi adanya “Pertemuan Damai” tersebut. Keberadaan video di media sosial dengan narasi menyesatkan ini murni merupakan rekayasa untuk tujuan tertentu, kemungkinan besar disinformasi atau kampanye negatif.
Sebab-akibat dari penyebaran video editan ini adalah terciptanya persepsi publik yang keliru mengenai hubungan antara Presiden Jokowi dan Roy Suryo, serta potensi menimbulkan kegaduhan politik yang tidak perlu.
Kesimpulan
Informasi mengenai “Pertemuan Damai Jokowi dan Roy Suryo” yang disertai video adalah hoaks. Video yang beredar merupakan hasil editan dari pidato Presiden Jokowi yang disematkan pada narasi menyesatkan untuk menciptakan ilusi pertemuan pribadi yang tidak pernah terjadi.
Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta TurnBackHoax.ID, informasi tersebut dinyatakan Salah.
Cek Sumber Asli.


Discussion about this post