Narasi
Beredar sebuah informasi di media sosial yang mengklaim bahwa Menteri Pertahanan Prabowo Subianto telah mengeluarkan ultimatum kepada para Jenderal Polisi yang bertugas di Kementerian Pertahanan. Narasi tersebut menyebarkan potongan judul berita dengan bunyi yang provokatif, seolah-olah ada ketegangan besar antara Prabowo dan jajaran kepolisian di lingkungan kementeriannya.
Judul yang beredar tersebut secara spesifik berbunyi: ‘[SALAH] Prabowo Ultimatum Jenderal Polisi di Kementerian: Balik ke Barak atau Pensiun Dini!’ Klaim ini menimbulkan pertanyaan mengenai hubungan kerja dan otoritas dalam struktur pemerintahan, serta berpotensi menciptakan narasi negatif terhadap tokoh publik.
Penelusuran Fakta
Untuk memverifikasi kebenaran klaim ini, kami melakukan penelusuran mendalam terhadap sumber-sumber berita terpercaya dan pernyataan resmi. Proses ini meliputi pencarian berita asli yang mungkin menjadi sumber klaim, analisis konteks dari potongan judul yang beredar, serta pemeriksaan terhadap kemungkinan adanya manipulasi informasi.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak memiliki dasar fakta yang kuat. Potongan judul berita yang beredar tampaknya merupakan hasil manipulasi atau penyebaran informasi yang tidak utuh. Tidak ditemukan adanya berita resmi atau pernyataan dari Kementerian Pertahanan maupun instansi terkait yang mengonfirmasi adanya ultimatum dari Prabowo Subianto kepada Jenderal Polisi di kementerian. Jika memang ada pernyataan sekuat itu, sudah pasti akan menjadi berita utama di berbagai media nasional dengan pemberitaan yang luas dan mendalam, lengkap dengan narasumber yang kredibel. Kenyataan bahwa tidak ada pemberitaan serupa mengindikasikan bahwa klaim tersebut tidak berdasar.
Kemungkinan besar, klaim ini muncul dari interpretasi yang salah terhadap suatu isu atau bahkan sengaja dibuat untuk tujuan tertentu, seperti mendiskreditkan pihak tertentu atau menciptakan kegaduhan politik. Penyebaran informasi yang terpotong atau dimodifikasi tanpa konteks yang jelas merupakan taktik umum dalam menyebarkan hoaks. Tanpa adanya sumber primer yang valid dan dapat diverifikasi, klaim ini patut dicurigai sebagai informasi palsu.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran yang telah dilakukan, narasi mengenai Prabowo Subianto yang mengultimatum Jenderal Polisi di Kementerian Pertahanan untuk kembali ke barak atau pensiun dini adalah tidak benar. Klaim ini tidak didukung oleh bukti-bukti yang sahih dan merupakan informasi yang menyesatkan.
Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta TurnBackHoax.ID, informasi tersebut dinyatakan Salah.


Discussion about this post