Narasi
Beredar sebuah informasi di media sosial yang mengklaim bahwa seorang warga negara Indonesia bernama M. Hasbi Alkhairi adalah seorang teknisi rudal di Iran. Narasi ini disertai dengan sebuah foto yang memperlihatkan seorang pria mengenakan seragam ala teknisi, berdiri di depan sebuah obyek yang diklaim sebagai rudal.
Informasi yang beredar luas ini berupaya membangun persepsi bahwa ada keterlibatan Warga Negara Indonesia dalam pengembangan teknologi militer Iran, khususnya pada sektor rudal.
Penelusuran Fakta
Tim investigasi digitalbisnis.id melakukan penelusuran mendalam terhadap klaim yang beredar. Analisis kami melibatkan pencarian jejak digital, verifikasi gambar, dan perbandingan dengan sumber-sumber terpercaya.
Proses penelusuran fakta dimulai dengan melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) terhadap foto yang disertakan dalam narasi hoaks. Hasilnya menunjukkan bahwa foto tersebut telah beredar luas di internet sejak beberapa tahun lalu. Analisis metadata dan konteks penayangan awal foto tersebut mengindikasikan bahwa foto itu tidak berkaitan dengan Iran maupun pengembangan teknologi rudal.
Lebih lanjut, kami melakukan verifikasi identitas pria dalam foto tersebut. Berdasarkan penelusuran, pria dalam foto tersebut adalah M. Hasbi Alkhairi, seorang warga negara Indonesia yang pernah menjadi teknisi di PT Dirgantara Indonesia (PTDI). Konteks asli foto tersebut adalah ketika beliau masih aktif bekerja di PTDI, bukan di Iran. Tidak ada bukti kredibel yang menunjukkan M. Hasbi Alkhairi pernah terlibat dalam program pengembangan rudal Iran.
Mengklarifikasi klaim ini adalah penting untuk mencegah penyebaran disinformasi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman geopolitik. Sebab, foto yang sama telah digunakan untuk tujuan berbeda dan di luar konteks aslinya. Akibatnya, masyarakat menjadi korban kebohongan dan persepsi yang keliru.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran yang cermat dan verifikasi silang dengan berbagai sumber, klaim mengenai M. Hasbi Alkhairi sebagai teknisi rudal Iran adalah tidak benar.
Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta Tempo.co, informasi tersebut dinyatakan keliru. Cek Sumber Asli.


Discussion about this post