• Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
Wednesday, January 7, 2026
  • Login
digitalbisnis.id
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta
No Result
View All Result
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta
No Result
View All Result
digitalbisnis.id
No Result
View All Result
Home Berita Terkini Teknologi Bisnis

Menguak Sosok Barry Pollack: Ahli Hukum Pilihan Maduro dan Assange Saat Berhadapan dengan Washington

digitalbisnis by digitalbisnis
January 5, 2026
in Bisnis
Menguak Sosok Barry Pollack: Ahli Hukum Pilihan Maduro dan Assange Saat Berhadapan dengan Washington
468
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di Balik Sosok Pembela Para ‘Musuh’ Amerika

Di dunia hukum internasional yang penuh intrik, ada nama-nama yang muncul ke permukaan bukan karena kasus-kasus korporat bernilai miliaran dolar, melainkan karena keberanian mereka menangani klien yang dianggap sebagai ‘musuh publik’ oleh kekuatan adidaya. Salah satu nama yang paling menonjol dalam ceruk ini adalah Barry Pollack, seorang pengacara pembela asal Amerika Serikat yang portofolionya diisi oleh tokoh-tokoh paling kontroversial di panggung global.

Namanya kembali menjadi sorotan tajam setelah resmi menjadi penasihat hukum bagi Presiden Venezuela, Nicolás Maduro. Namun, ini bukanlah kali pertama Pollack berhadapan langsung dengan Departemen Kehakiman AS dalam kasus berisiko tinggi. Sebelumnya, ia adalah salah satu pilar utama dalam tim hukum yang membela pendiri WikiLeaks, Julian Assange. Dua klien, satu benang merah: keduanya merupakan figur yang menjadi target utama pemerintah Amerika Serikat.

Table of Contents

Toggle
  • Di Balik Sosok Pembela Para ‘Musuh’ Amerika
  • Misi Mustahil: Membela Presiden di Kursi Terdakwa
  • Jejak Assange: Pola yang Terulang
  • Prinsip Hukum di Atas Reputasi Publik

Misi Mustahil: Membela Presiden di Kursi Terdakwa

Kasus yang dihadapi Nicolás Maduro bukanlah perkara ringan. Pemerintah AS mendakwanya dengan tuduhan serius, termasuk ‘narco-terrorism’, konspirasi penyelundupan kokain, dan korupsi. Ini adalah langkah hukum yang belum pernah terjadi sebelumnya, di mana AS secara aktif menuntut seorang kepala negara yang masih berkuasa.

Di sinilah peran Barry Pollack menjadi krusial. Ia tidak hanya bertugas membangun strategi pembelaan, tetapi juga menantang legitimasi dan yurisdiksi pengadilan AS atas seorang pemimpin negara berdaulat. Tugasnya ibarat berjalan di atas tali: mempertahankan hak-hak hukum kliennya sambil menavigasi medan geopolitik yang sangat sensitif. Keterlibatan Pollack menandakan bahwa tim Maduro bersiap untuk pertarungan hukum yang panjang dan melelahkan, yang akan menguji batas-batas hukum internasional.

Banyak pengamat melihat penunjukan Pollack sebagai langkah strategis. Keahliannya dalam kasus-kasus keamanan nasional dan ekstradisi, yang terasah tajam selama menangani kasus Assange, memberinya pemahaman mendalam tentang cara kerja dan taktik yang sering digunakan oleh jaksa federal AS.

Jejak Assange: Pola yang Terulang

Sebelum Maduro, nama Pollack identik dengan Julian Assange. Ia bertindak sebagai pengacara Assange di AS, memimpin perlawanan hukum terhadap upaya ekstradisi dari Inggris. Kasus Assange, yang berpusat pada publikasi dokumen militer dan diplomatik rahasia oleh WikiLeaks, dianggap sebagai salah satu pertarungan paling signifikan bagi kebebasan pers di abad ke-21.

Dalam kasus tersebut, Pollack secara konsisten dan vokal berargumen bahwa penuntutan terhadap Assange adalah serangan berbahaya terhadap jurnalisme dan Amandemen Pertama Konstitusi AS. Ia sering mengeluarkan pernyataan yang tajam untuk membela kliennya. Dalam sebuah pernyataan yang dikutip luas, Pollack pernah menegaskan prinsip pembelaannya:

“Tugas pemerintah adalah menegakkan hukum, dan tugas kami adalah memastikan mereka melakukannya sesuai dengan aturan. Setiap individu, tanpa terkecuali, berhak atas pembelaan yang kuat untuk memastikan bahwa proses peradilan berjalan adil dan hak-hak konstitusional mereka terlindungi sepenuhnya.”

Pola ini terlihat jelas. Baik dalam kasus Assange maupun Maduro, Pollack memposisikan dirinya sebagai penantang narasi pemerintah AS. Ia tidak hanya membela individu, tetapi juga prinsip-prinsip hukum yang lebih besar yang ia yakini sedang terancam.

Prinsip Hukum di Atas Reputasi Publik

Mengambil klien seperti Maduro dan Assange tentu saja mengundang kontroversi dan kritik pedas. Namun, bagi pengacara sekaliber Pollack, ini adalah penegasan fundamental dari sistem peradilan: setiap orang berhak mendapatkan perwakilan hukum yang kompeten, terlepas dari siapa mereka atau apa tuduhan yang dialamatkan kepada mereka. Filosofi ini adalah landasan dari profesi advokat, meskipun seringkali tidak populer di mata publik.

Barry Pollack telah mengukir reputasi sebagai pengacara yang tidak gentar menghadapi kasus-kasus yang paling menantang secara politik. Ia adalah ahli hukum yang bersedia masuk ke dalam ‘sarang singa’ dan beradu argumen langsung dengan jaksa-jaksa paling berpengalaman di Amerika Serikat. Bagi Nicolás Maduro dan Julian Assange, memiliki Pollack di sudut mereka bukan sekadar menyewa pengacara, melainkan merekrut seorang veteran pertempuran hukum melawan Washington.

Tags: Berita TerkiniBisnisbusiness
Previous Post

Ambisi Raksasa Samsung: Banjiri Pasar dengan 800 Juta Gadget AI di 2024

Next Post

[SALAH] Bahlil Minta PLN Menaikkan Harga Token Listrik

digitalbisnis

digitalbisnis

Next Post

[SALAH] Bahlil Minta PLN Menaikkan Harga Token Listrik

Discussion about this post

digitalbisnis.id

© 2023 digitalbisnis.id - Create with coffee.

  • Bisnis
  • Gadget & App
  • Teknologi
  • Start Up
  • Event

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta

© 2023 digitalbisnis.id - Create with coffee.