Narasi
Beredar sebuah informasi di media sosial/pesan berantai yang mengklaim bahwa Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia sedang membagikan bantuan dari Australia menjelang Natal dan Tahun Baru. Klaim ini menyertai narasi penipuan yang merugikan masyarakat.
Sebuah postingan yang beredar di berbagai platform media sosial, salah satunya di grup Facebook “Info Bantuan Sosial” tertulis:
“PERHATIAN!! PENIPUAN TERBARU!! Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI Bagikan Bantuan dari Australia Jelang Natal dan Tahun Baru. Segera daftar & dapatkan bantuan ini sebelum kehabisan. Link: [disertai tautan palsu]”
Informasi semacam ini sering kali muncul menjelang hari besar keagamaan, memanfaatkan antusiasme masyarakat untuk mendapatkan bantuan dengan cara yang tidak benar.
Penelusuran Fakta
Tim verifikasi fakta digitalbisnis.id melakukan penelusuran mendalam untuk memastikan kebenaran klaim bantuan sosial yang mengatasnamakan Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI. Proses penelusuran dimulai dengan memeriksa sumber resmi Kementerian Agama dan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen.
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi resmi apapun mengenai adanya program pembagian bantuan dari Australia yang disalurkan oleh Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI menjelang Natal dan Tahun Baru. Kementerian Agama RI, melalui berbagai kanal resminya, tidak pernah mengumumkan program semacam itu. Program bantuan sosial yang resmi biasanya diumumkan secara transparan melalui situs web kementerian, media sosial resmi, atau pernyataan pers.
Penyebaran informasi palsu ini berpotensi besar untuk melakukan penipuan. Link yang disertakan dalam narasi tersebut mengarahkan pengguna ke situs web palsu yang dirancang untuk mencuri data pribadi atau meminta biaya administrasi yang tidak ada dasarnya. Modus operandi semacam ini sangat umum digunakan oleh para penipu untuk memanfaatkan kepercayaan masyarakat.
Logika sebab-akibatnya jelas: narasi palsu (sebab) dibuat untuk memancing korban agar mengklik tautan berbahaya, yang kemudian berujung pada kerugian finansial atau pencurian identitas (akibat). Tidak adanya pengumuman resmi dari lembaga yang bersangkutan menjadi bukti kuat bahwa klaim tersebut tidak berdasar.
Kesimpulan
Informasi mengenai Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI yang membagikan bantuan dari Australia menjelang Natal dan Tahun Baru adalah palsu dan merupakan modus penipuan.
Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta TurnBackHoax.ID, informasi tersebut dinyatakan Salah.


Discussion about this post