Narasi
Beredar sebuah informasi di media sosial dan pesan berantai yang mengklaim adanya tawaran pekerjaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk posisi Apoteker. Informasi yang menyesatkan ini kerap kali disertai dengan tautan yang mencurigakan, seolah-olah membuka peluang karier yang menggiurkan. Pesan tersebut umumnya berbunyi, “[PENIPUAN] Tautan “Lowongan Kerja Kemenkes Bagian Apoteker”“. Pesan ini menyebar cepat, memicu harapan banyak pencari kerja, terutama mereka yang memiliki latar belakang farmasi.
Penelusuran Fakta
Tim kami segera melakukan penelusuran mendalam terhadap klaim yang beredar. Berdasarkan investigasi dan verifikasi silang dengan sumber-sumber resmi, kami menemukan bahwa klaim mengenai lowongan kerja fiktif ini tidak memiliki dasar yang kuat. Proses penelusuran dimulai dengan mengidentifikasi sumber asli dari tautan yang disebarkan. Seringkali, tautan semacam ini mengarahkan pengguna ke situs web palsu yang dirancang untuk mencuri data pribadi atau menyebarkan malware.
Kami membandingkan informasi yang beredar dengan pengumuman resmi dari Kementerian Kesehatan. Kementerian Kesehatan secara konsisten mengumumkan setiap lowongan pekerjaan melalui kanal resmi mereka, seperti situs web Kemenkes (www.kemkes.go.id) dan akun media sosial resmi mereka. Setelah menelusuri situs-situs resmi tersebut, tidak ditemukan adanya pengumuman terkait lowongan kerja untuk posisi Apoteker dengan deskripsi atau tautan yang sama seperti yang beredar.
Lebih lanjut, kami menganalisis pola penyebaran informasi tersebut. Tautan yang dibagikan seringkali memiliki domain yang tidak dikenal atau terlihat mencurigakan, jauh dari domain resmi pemerintah. Logika sebab-akibatnya jelas: pelaku kejahatan siber memanfaatkan momen tingginya minat masyarakat terhadap lowongan kerja pemerintah untuk melancarkan modus penipuan. Mereka menciptakan narasi palsu (sebab) yang mengarah pada klik tautan berbahaya, dengan tujuan akhir untuk menipu atau merugikan korban (akibat). Dalam kasus ini, motifnya diduga kuat adalah pencurian data pribadi atau penipuan berkedok biaya administrasi.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran mendalam dan verifikasi silang dengan sumber-sumber terpercaya, klaim mengenai tawaran lowongan kerja Kemenkes untuk posisi Apoteker melalui tautan yang beredar adalah tidak benar dan merupakan modus penipuan. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati terhadap informasi lowongan kerja yang beredar di luar kanal resmi dan tidak mudah tergiur dengan tawaran yang terlihat terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta TurnBackHoax.ID, informasi tersebut dinyatakan Salah. Cek Sumber Asli.


Discussion about this post