Narasi
Beredar sebuah informasi di media sosial dan pesan berantai yang mengklaim adanya tautan pendaftaran Bantuan Sosial (Bansos) Ramadhan 2026. Pesan yang beredar kerapkali disertai tautan mencurigakan dengan iming-iming kemudahan dalam memperoleh bantuan sosial tersebut. Salah satu contoh pesan yang beredar menyatakan, “Segera Daftar Bansos Ramadhan 2026, Buka Link Ini: [URL Palsu] Dapatkan Bantuan Langsung Tunai Rp. 500.000,- Per KK. Jangan Sampai Ketinggalan!” Klaim ini berpotensi menimbulkan kepanikan dan harapan palsu di kalangan masyarakat yang membutuhkan.
Penelusuran Fakta
Tim penelusuran fakta digitalbisnis.id melakukan verifikasi mendalam terhadap klaim mengenai tautan pendaftaran Bansos Ramadhan 2026. Penelusuran dimulai dengan menganalisis sumber dan keaslian tautan yang dibagikan. Berdasarkan temuan kami, tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi pemerintah yang berwenang menyalurkan bantuan sosial. Alih-alih, tautan tersebut berpotensi mengarah ke situs phishing yang bertujuan mencuri data pribadi pengguna atau menyebarkan malware.
Pemerintah biasanya mengumumkan program bantuan sosial melalui kanal resmi seperti situs web kementerian terkait (misalnya, Kementerian Sosial), media sosial resmi pemerintah, atau melalui pengumuman di balai desa/kelurahan. Program bansos seperti Bansos Ramadhan, apabila memang ada dan resmi, akan memiliki mekanisme pendaftaran yang jelas dan terverifikasi, tidak melalui tautan sporadis yang dibagikan secara massal di media sosial. Lebih lanjut, tahun 2026 masih relatif jauh, sehingga klaim adanya pendaftaran bansos untuk tahun tersebut di waktu sekarang sangat tidak masuk akal. Hal ini menimbulkan dugaan kuat bahwa informasi tersebut merupakan modus penipuan.
Analisis kami juga menemukan bahwa tidak ada pengumuman resmi dari pemerintah mengenai program Bansos Ramadhan 2026 dengan mekanisme pendaftaran melalui tautan yang beredar. Narasi hoaks semacam ini seringkali memanfaatkan momen-momen keagamaan atau kebutuhan masyarakat untuk menyebarkan informasi palsu dengan tujuan merugikan. Sebabnya, pelaku penipuan mengincar kerentanan masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan, dan momentum Ramadhan yang identik dengan kepedulian sosial menjadi sasaran empuk.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran yang mendalam, klaim mengenai adanya tautan pendaftaran Bansos Ramadhan 2026 yang beredar di media sosial adalah tidak benar dan berpotensi menyesatkan serta merugikan masyarakat. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap informasi yang mencurigakan, terutama yang berkaitan dengan bantuan sosial, dan selalu merujuk pada sumber resmi pemerintah. Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta TurnBackHoax.ID, informasi tersebut dinyatakan Salah. Cek Sumber Asli.

Discussion about this post