Narasi
Beredar sebuah informasi di media sosial yang mengklaim adanya penipuan berkedok undian berhadiah yang mengatasnamakan Bank BJB. Pesan berantai ini seringkali menyertakan narasi yang membujuk penerima untuk segera mengklaim hadiahnya, dengan iming-iming hadiah yang menggiurkan.
Contoh narasi yang beredar adalah sebagai berikut: “[PENIPUAN] Undian Berhadiah Mengatasnamakan Bank BJB. Mohon berhati-hati terhadap penipuan undian berhadiah yang mengatasnamakan Bank BJB. Modusnya adalah pelaku akan menghubungi Anda melalui telepon atau pesan singkat, mengaku sebagai perwakilan Bank BJB, dan memberitahukan bahwa Anda memenangkan undian berhadiah. Pelaku kemudian akan meminta sejumlah uang untuk biaya administrasi atau pajak sebelum hadiah dapat dicairkan.”
Penelusuran Fakta
Proses penelusuran terhadap klaim ini dilakukan dengan membandingkan narasi yang beredar dengan informasi resmi dari Bank BJB dan sumber-sumber terpercaya yang secara rutin memverifikasi berita bohong. Analisis dilakukan terhadap pola komunikasi yang digunakan oleh pelaku penipuan dan bagaimana hal tersebut berbeda dengan komunikasi resmi lembaga keuangan.
Klaim mengenai adanya penipuan undian berhadiah yang mengatasnamakan Bank BJB dinyatakan tidak benar. Modus penipuan semacam ini memang sering terjadi, di mana pelaku memanfaatkan nama besar lembaga terkemuka untuk menipu masyarakat. Bank BJB sendiri secara resmi telah berulang kali membantah dan menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan bank tersebut. Bank BJB tidak pernah mengadakan undian berhadiah yang mengharuskan pemenang untuk mentransfer sejumlah uang sebagai biaya administrasi atau pajak.
Logika sebab-akibatnya adalah: Pelaku penipuan menciptakan narasi palsu tentang undian berhadiah (sebab) dengan tujuan untuk memanipulasi masyarakat agar menyerahkan sejumlah uang dengan janji mendapatkan hadiah (akibat). Padahal, Bank BJB tidak pernah menyelenggarakan program seperti itu dan tidak pernah meminta biaya apapun kepada pemenang undian. Informasi yang beredar tersebut merupakan modus penipuan klasik yang memanfaatkan kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan.
Kesimpulan
Informasi mengenai adanya penipuan undian berhadiah yang mengatasnamakan Bank BJB dan meminta biaya administrasi atau pajak untuk pencairan hadiah adalah tidak benar. Ini adalah bentuk penipuan yang memanfaatkan nama baik Bank BJB untuk menipu masyarakat. Masyarakat dihimbau untuk selalu berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama jika disertai permintaan untuk mentransfer sejumlah uang.
Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta TurnBackHoax.ID, informasi tersebut dinyatakan Salah.


Discussion about this post