• Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
Thursday, February 26, 2026
  • Login
digitalbisnis.id
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta
No Result
View All Result
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta
No Result
View All Result
digitalbisnis.id
No Result
View All Result
Home Berita Terkini Teknologi Bisnis

SaaSpocalypse Kedua? Bos Salesforce Marc Benioff Ungkap Strategi Bertahan di Tengah Badai

digitalbisnis by digitalbisnis
February 26, 2026
in Bisnis
SaaSpocalypse Kedua? Bos Salesforce Marc Benioff Ungkap Strategi Bertahan di Tengah Badai
465
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SaaSpocalypse Kedua? Bos Salesforce Marc Benioff Ungkap Strategi Bertahan di Tengah Badai

Dunia teknologi, khususnya di sektor Software as a Service (SaaS), kembali dihadapkan pada ketidakpastian. CEO Salesforce, Marc Benioff, baru-baru ini memberikan pandangannya mengenai potensi ‘SaaSpocalypse’ kedua, merujuk pada kondisi pasar yang menantang yang pernah dihadapi industri ini sebelumnya. Namun, alih-alih pesimistis, Benioff menekankan pentingnya adaptasi dan strategi yang tepat untuk melewati badai tersebut.

Pengalaman Pahit dan Pelajaran Berharga

Istilah ‘SaaSpocalypse’ pertama kali muncul di era awal pertumbuhan pesat SaaS, ketika banyak perusahaan berjuang untuk mencapai profitabilitas dan berkelanjutan. Benioff, sebagai salah satu pionir di industri ini, memiliki pengalaman langsung dalam menghadapi tantangan tersebut. Ia mengakui bahwa periode tersebut mengajarkan banyak pelajaran berharga tentang model bisnis, efisiensi operasional, dan pentingnya fokus pada nilai pelanggan.

Table of Contents

Toggle
  • SaaSpocalypse Kedua? Bos Salesforce Marc Benioff Ungkap Strategi Bertahan di Tengah Badai
    • Pengalaman Pahit dan Pelajaran Berharga
    • Strategi Salesforce Menghadapi Tantangan
    • Fokus pada Efisiensi dan Profitabilitas
    • Peran AI dan Teknologi Baru
    • Pandangan Jangka Panjang

Saat ini, industri SaaS kembali merasakan tekanan. Inflasi yang tinggi, kenaikan suku bunga, dan ketidakpastian ekonomi global telah membuat investor lebih berhati-hati. Banyak perusahaan teknologi, termasuk yang bergerak di bidang SaaS, mengalami penurunan valuasi dan bahkan melakukan PHK massal. Situasi ini mengingatkan banyak pihak pada masa-masa sulit di masa lalu.

Strategi Salesforce Menghadapi Tantangan

Benioff tidak merinci secara spesifik apa yang dimaksud dengan ‘SaaSpocalypse’ kedua, namun ia mengisyaratkan bahwa tantangan saat ini memiliki karakteristik tersendiri. Ia menekankan bahwa perusahaan harus lebih gesit dan fokus pada efisiensi untuk mempertahankan pertumbuhan dan profitabilitas.

Salah satu strategi utama yang diungkapkan Benioff adalah pentingnya inovasi yang berkelanjutan. Di tengah persaingan yang semakin ketat, perusahaan SaaS harus terus mengembangkan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan pasar yang terus berubah. Salesforce sendiri, sebagai pemimpin pasar, terus berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan untuk menghadirkan solusi-solusi baru yang dapat membantu pelanggan mereka bertransformasi digital.

Selain itu, Benioff juga menyoroti pentingnya membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan. Di masa-masa sulit, loyalitas pelanggan menjadi aset yang sangat berharga. Perusahaan SaaS harus mampu memberikan nilai tambah yang konsisten, dukungan yang responsif, dan pengalaman pengguna yang superior untuk mempertahankan basis pelanggan mereka.

Fokus pada Efisiensi dan Profitabilitas

Dalam wawancara yang dikutip oleh TechCrunch, Benioff juga memberikan sinyal bahwa perusahaan SaaS perlu lebih fokus pada efisiensi operasional dan profitabilitas. Di masa lalu, banyak perusahaan SaaS lebih mengutamakan pertumbuhan pangsa pasar dengan mengorbankan keuntungan. Namun, kini, investor menuntut keseimbangan antara pertumbuhan dan kemampuan menghasilkan laba.

Ini berarti perusahaan perlu meninjau kembali struktur biaya mereka, mengoptimalkan proses bisnis, dan memastikan bahwa setiap investasi yang dilakukan memberikan pengembalian yang jelas. Benioff percaya bahwa Salesforce telah belajar dari masa lalu dan memiliki fondasi yang kuat untuk menghadapi tantangan ini.

Peran AI dan Teknologi Baru

Benioff juga menggarisbawahi peran kecerdasan buatan (AI) dan teknologi baru lainnya dalam menghadapi tantangan bisnis modern. Ia melihat AI bukan hanya sebagai alat untuk meningkatkan efisiensi, tetapi juga sebagai pendorong inovasi yang dapat menciptakan peluang bisnis baru. Salesforce, misalnya, telah mengintegrasikan AI secara mendalam ke dalam platformnya untuk memberikan wawasan yang lebih baik kepada pelanggan dan mengotomatisasi berbagai tugas.

Dalam konteks ‘SaaSpocalypse’ kedua ini, kemampuan perusahaan untuk memanfaatkan teknologi seperti AI akan menjadi pembeda utama antara yang bertahan dan yang gagal. Perusahaan yang mampu mengintegrasikan AI secara efektif ke dalam operasional mereka akan lebih mampu beradaptasi dengan perubahan pasar, meningkatkan produktivitas, dan menawarkan nilai yang lebih besar kepada pelanggan.

Pandangan Jangka Panjang

Meskipun mengakui adanya tantangan, Marc Benioff tetap optimis terhadap masa depan industri SaaS. Ia meyakini bahwa permintaan akan solusi berbasis cloud dan layanan digital akan terus meningkat seiring dengan transformasi digital yang semakin masif di berbagai sektor industri.

Pentingnya kolaborasi dan ekosistem juga menjadi poin penting dalam pandangan Benioff. Ia menekankan bahwa tidak ada perusahaan yang bisa berdiri sendiri. Membangun kemitraan yang kuat dengan penyedia teknologi lain, mitra integrasi, dan bahkan pesaing dapat menciptakan sinergi yang saling menguntungkan dan memperkuat posisi industri secara keseluruhan.

Dengan pengalaman yang matang dan strategi yang adaptif, Benioff optimis bahwa perusahaan-perusahaan SaaS yang berfokus pada inovasi, efisiensi, dan kepuasan pelanggan akan mampu melewati periode sulit ini dan muncul lebih kuat. Pernyataan Benioff menjadi pengingat bagi seluruh pelaku industri teknologi bahwa adaptabilitas dan visi jangka panjang adalah kunci untuk bertahan dan berkembang di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Tags: Berita TerkiniBisnisstartup
Previous Post

Azuria Water Solutions Perkuat Jaringan Global dengan Akuisisi Waterline Renewal Technologies

Next Post

[PENIPUAN] Surat Edaran Dana Bantuan dari Kemenkeu

digitalbisnis

digitalbisnis

Next Post

[PENIPUAN] Surat Edaran Dana Bantuan dari Kemenkeu

Discussion about this post

Market

Crypto markets by TradingView
digitalbisnis.id

© 2023 digitalbisnis.id - Create with coffee.

  • Bisnis
  • Gadget & App
  • Teknologi
  • Start Up
  • Event

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta

© 2023 digitalbisnis.id - Create with coffee.