body { font-family: ‘Arial’, sans-serif; line-height: 1.6; }
h2 { color: #333; margin-top: 20px; }
p { margin-bottom: 15px; }
strong { color: #d9534f; }
a { color: #0275d8; text-decoration: none; }
a:hover { text-decoration: underline; }
Narasi
Beredar sebuah informasi di media sosial dan pesan berantai yang mengklaim bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut rata-rata gaji rakyat Indonesia mencapai Rp78,6 juta. Klaim ini kerap dibagikan tanpa konteks yang jelas, menimbulkan pertanyaan dan kebingungan di kalangan masyarakat.
Salah satu narasi yang beredar menyebutkan, “BPS Sebut Rata-Rata Gaji Rakyat Indonesia Rp78,6 Juta. Angka ini jauh dari ekspektasi dan mungkin menimbulkan pertanyaan besar bagi banyak orang. Benarkah demikian? Cek faktanya!” Narasi serupa banyak ditemukan di berbagai platform media sosial, seringkali disertai dengan tangkapan layar yang tidak jelas sumbernya atau judul berita yang provokatif.
Penelusuran Fakta
Tim verifikasi fakta digitalbisnis.id melakukan penelusuran mendalam untuk mengklarifikasi klaim mengenai rata-rata gaji rakyat Indonesia versi BPS. Proses penelusuran dimulai dengan pencarian data resmi dari situs web Badan Pusat Statistik (bps.go.id) dan laporan-laporan terbaru mereka terkait pendapatan per kapita atau pengeluaran rumah tangga.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa angka Rp78,6 juta sama sekali tidak pernah disebutkan oleh BPS sebagai rata-rata gaji rakyat Indonesia. Berdasarkan data BPS, angka tersebut kemungkinan merupakan kesalahpahaman atau pemelintiran dari data lain yang relevan, namun bukan terkait dengan gaji bulanan rata-rata individu.
Bantahan atas klaim ini didasarkan pada beberapa logika sebab-akibat. Sebab: Informasi yang beredar tidak didukung oleh data resmi BPS. Akibat: Masyarakat menjadi keliru memahami kondisi ekonomi riil berdasarkan data yang salah. Konten hoax ini mengabaikan metodologi survei BPS yang cermat dalam mengumpulkan data pendapatan dan pengeluaran masyarakat. BPS biasanya merilis data rata-rata pendapatan per kapita atau pengeluaran per kapita dalam periode tahunan, bukan bulanan, dan angkanya jauh di bawah klaim Rp78,6 juta untuk gaji bulanan.
Misalnya, data BPS terkini lebih sering merujuk pada Pendapatan Nasional Bruto (PNB) per kapita atau pengeluaran per kapita yang digunakan untuk mengukur kesejahteraan ekonomi suatu negara. Angka-angka tersebut merupakan agregat dan bukan cerminan langsung dari gaji bulanan individu. Kemungkinan besar, angka Rp78,6 juta merujuk pada data lain yang disalahartikan, seperti total pengeluaran rumah tangga tahunan di daerah tertentu atau data dari sumber yang tidak kredibel.
Kesimpulan
Informasi yang mengklaim BPS menyebut rata-rata gaji rakyat Indonesia adalah Rp78,6 juta adalah tidak benar dan menyesatkan. Klaim ini merupakan disinformasi yang berpotensi menimbulkan persepsi yang salah mengenai kondisi ekonomi masyarakat.
Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta TurnBackHoax.ID, informasi tersebut dinyatakan Salah.
Cek Sumber Asli.


Discussion about this post