Narasi
Beredar sebuah informasi di media sosial yang mengklaim bahwa Korea Utara dan Iran telah menjalin aliansi strategis untuk bersama-sama melawan Amerika Serikat. Klaim ini mengemuka di tengah ketegangan geopolitik yang terus meningkat di berbagai kawasan, memicu kekhawatiran tentang potensi persekutuan negara-negara yang memiliki hubungan kurang harmonis dengan AS.
Unggahan yang menyertai narasi ini seringkali berupa tangkapan layar dari sebuah artikel berita atau postingan media sosial yang secara eksplisit menyatakan adanya “aliansi baru” antara Pyongyang dan Teheran dengan tujuan utama untuk menghadapi pengaruh dan kebijakan Amerika Serikat. Informasi ini dengan cepat menyebar dan menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan publik.
Penelusuran Fakta
Dalam upaya memverifikasi kebenaran klaim ini, tim jurnalis digitalbisnis.id melakukan penelusuran mendalam terhadap berbagai sumber berita kredibel dan pernyataan resmi dari kedua negara yang bersangkutan. Proses penelusuran diawali dengan pencarian berita mengenai hubungan diplomatik dan militer antara Korea Utara dan Iran dalam beberapa waktu terakhir.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa meskipun Korea Utara dan Iran sama-sama menghadapi tekanan dan sanksi internasional dari Amerika Serikat, tidak ada bukti konkret yang mengindikasikan adanya pembentukan aliansi formal untuk melawan AS. Hubungan antara kedua negara memang terjalin, terutama dalam konteks saling mendukung di forum internasional dan kemungkinan adanya kerja sama dalam sektor tertentu, namun narasi “aliansi melawan AS” adalah penyederhanaan yang berlebihan dan tidak sesuai dengan kenyataan diplomatik saat ini.
Bantahannya terletak pada kurangnya pernyataan resmi dari pemerintah Korea Utara maupun Iran yang mengonfirmasi adanya aliansi semacam itu. Sebaliknya, diplomasi kedua negara lebih banyak berfokus pada isu-isu spesifik seperti program nuklir, sanksi, dan hubungan bilateral yang lebih sempit. Logika sebab-akibatnya adalah: ketegangan bersama yang dihadapi kedua negara (sebab) tidak secara otomatis berarti pembentukan aliansi strategis formal untuk tujuan kolektif melawan kekuatan besar (akibat). Hubungan internasional bersifat kompleks dan tidak selalu terjalin dalam bentuk koalisi yang jelas, terutama jika diklaim sebagai “aliansi untuk melawan” suatu negara tertentu tanpa dasar yang kuat.
Konteks asli dari informasi yang beredar kemungkinan berasal dari interpretasi yang salah atau bahkan sengaja dibelokkan terhadap interaksi diplomatik yang ada antara Korea Utara dan Iran. Ada kemungkinan bahwa berita-berita mengenai kerja sama yang terbatas atau pernyataan kritis terhadap AS dari salah satu negara kemudian dihubungkan secara keliru dengan negara lain untuk menciptakan narasi yang sensasional.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran mendalam terhadap berbagai sumber informasi yang kredibel, klaim mengenai Korea Utara yang bersekutu dengan Iran untuk melawan Amerika Serikat adalah tidak benar. Tidak ada bukti kuat yang mendukung pembentukan aliansi formal semacam itu.
Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta TurnBackHoax.ID, informasi tersebut dinyatakan Salah. Cek Sumber Asli.


Discussion about this post