Narasi
Beredar sebuah informasi di media sosial dan pesan berantai yang mengklaim bahwa Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD telah masuk ke dalam kabinet pemerintahan Prabowo Subianto.
Informasi tersebut menyebar luas dengan beragam narasi, salah satunya berbunyi, “Mahfud MD resmi masuk kabinet Prabowo. Beliau ditunjuk sebagai Menteri Kordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) di pemerintahan Prabowo-Gibran.” Terdapat pula tautan yang mengarah ke sebuah berita atau artikel yang mendukung klaim tersebut.
Penelusuran Fakta
Tim verifikator digitalbisnis.id melakukan penelusuran mendalam untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut. Kami menganalisis berbagai sumber kredibel, mulai dari pernyataan resmi pejabat, pemberitaan media terkemuka, hingga basis data pengumuman kabinet.
Bantahan terhadap klaim ini sangat jelas. Hingga saat ini, tidak ada pengumuman resmi dari pihak manapun, baik dari tim transisi pemerintahan terpilih maupun dari Mahfud MD sendiri, yang menyatakan bahwa beliau akan bergabung dalam kabinet Prabowo. Posisi Mahfud MD saat ini masih sebagai Menko Polhukam di pemerintahan Presiden Joko Widodo yang akan berakhir masa jabatannya.
Logika sebab-akibatnya adalah: sebuah kabinet baru akan terbentuk setelah pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. Proses pembentukan kabinet melibatkan pengumuman resmi susunan menteri oleh presiden terpilih. Karena pelantikan belum berlangsung dan tidak ada pengumuman resmi, maka klaim mengenai masuknya Mahfud MD ke kabinet Prabowo adalah tidak berdasar. Informasi yang beredar kemungkinan besar merupakan spekulasi atau disinformasi yang sengaja disebarkan untuk menyesatkan publik. Konteks asli dari informasi ini adalah upaya untuk menciptakan narasi palsu terkait susunan pemerintahan mendatang.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran fakta yang komprehensif, klaim bahwa Mahfud MD masuk ke dalam kabinet Prabowo Subianto adalah tidak benar. Tidak ada dasar faktual maupun pengumuman resmi yang mendukung informasi tersebut.
Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta TurnBackHoax.ID, informasi tersebut dinyatakan Salah.


Discussion about this post