body { font-family: ‘Arial’, sans-serif; line-height: 1.6; margin: 20px; }
h2 { color: #333; margin-top: 25px; border-bottom: 2px solid #eee; padding-bottom: 5px; }
p { margin-bottom: 15px; }
strong { color: #000; }
a { color: #007bff; text-decoration: none; }
a:hover { text-decoration: underline; }
Narasi
Beredar sebuah informasi di media sosial/pesan berantai yang mengklaim bahwa Malaysia secara resmi menyatakan pemerintahan Prabowo Subianto memiliki kemiripan dengan penindasan yang dilakukan oleh pemimpin Yahudi Zionis. Klaim ini disebarkan melalui tangkapan layar sebuah unggahan yang mempertanyakan narasi tersebut.
“Benarkah pemerintah malaysia sebut pemerintahan prabowo seperti penindasan pemimpin yahudi zionis? 🇲🇾🇮🇩 #prabowo #malaysia #zionis,” demikian kutipan pesan yang beredar, seringkali disertai dengan konteks negatif dan ajakan untuk menyebarkan informasi tersebut.
Penelusuran Fakta
Untuk memverifikasi klaim yang beredar, tim kami melakukan penelusuran mendalam terhadap sumber-sumber resmi dan pemberitaan kredibel. Analisis awal menunjukkan bahwa tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah Malaysia, tokoh politik Malaysia terkemuka, maupun media massa arus utama di Malaysia yang menyamakan pemerintahan Prabowo Subianto dengan penindasan pemimpin Yahudi Zionis.
Proses penelusuran melibatkan pencarian di mesin pencari menggunakan kata kunci relevan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, termasuk “Malaysia Prabowo Zionis”, “Malaysia criticizes Prabowo government”, dan variasi lainnya. Kami juga menelusuri situs web resmi Kementerian Luar Negeri Malaysia, media-media berita terkemuka Malaysia seperti The Star, Malay Mail, Bernama, serta akun media sosial para pejabat tinggi Malaysia.
Bantahan terhadap klaim ini didasarkan pada beberapa poin penting:
- Tidak Ada Sumber Kredibel: Tidak ada satu pun media terverifikasi atau pernyataan resmi yang mendukung narasi tersebut. Tangkapan layar yang beredar seringkali tidak mencantumkan sumber asli atau berasal dari akun anonim yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
- Pemeriksaan Pernyataan Resmi: Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia umumnya berjalan normal, meskipun terkadang terdapat dinamika politik yang kompleks. Pernyataan keras yang menyamakan pemimpin negara lain dengan kelompok yang kontroversial seperti Zionis biasanya akan mendapatkan liputan luas jika benar-benar terjadi. Ketidakadaan liputan ini sangat mencurigakan.
- Logika Sebab-Akibat: Klaim tersebut menimbulkan pertanyaan logis. Mengapa pemerintah Malaysia, yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia, akan mengeluarkan pernyataan yang sangat provokatif dan berpotensi merusak hubungan bilateral tanpa dasar yang kuat atau bukti yang jelas? Penyebaran narasi semacam ini lebih mengarah pada upaya destabilisasi atau penyebaran kebencian antar negara.
- Konteks Asli yang Hilang: Sangat mungkin klaim ini merupakan hasil dari pemelintiran informasi, di mana sebuah pernyataan (jika memang ada) yang jauh lebih bernuansa atau berkaitan dengan isu lain, dipelintir sedemikian rupa agar terdengar seperti tuduhan langsung terhadap pemerintahan Prabowo. Atau, ini bisa jadi murni fabrikasi yang sengaja dibuat untuk tujuan tertentu.
Pemeriksaan silang dengan portal cek fakta lain juga tidak menemukan adanya pemberitaan atau verifikasi yang mendukung klaim tersebut. Informasi yang beredar kemungkinan besar merupakan hasil manipulasi atau disinformasi yang bertujuan untuk menciptakan polemik.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran mendalam dan ketiadaan bukti kredibel yang mendukung, klaim bahwa Malaysia menyebut pemerintahan Prabowo Subianto seperti penindasan pemimpin Yahudi Zionis adalah tidak benar. Informasi ini merupakan hoaks yang disebarkan tanpa dasar fakta yang kuat.
Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta TurnBackHoax.ID, informasi tersebut dinyatakan Salah.


Discussion about this post