• Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
Monday, April 13, 2026
  • Login
digitalbisnis.id
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta
No Result
View All Result
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta
No Result
View All Result
digitalbisnis.id
No Result
View All Result
Home Cek Fakta

[SALAH] Prabowo dan Purbaya Sepakat Turunkan Harga Pertalite

digitalbisnis by digitalbisnis
April 13, 2026
in Cek Fakta
465
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERAKTING SEBAGAI: Jurnalis Investigasi Senior di media nasional ‘digitalbisnis.id’

Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, ahli dalam memverifikasi informasi dengan beragam metode.

Table of Contents

Toggle
  • Narasi
  • Penelusuran Fakta
  • Kesimpulan

Narasi

Beredar sebuah informasi di media sosial dan aplikasi pesan berantai yang mengklaim bahwa Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan ekonom Purbaya Yudhi Sadewa telah mencapai kesepakatan untuk menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite. Narasi ini biasanya disertai dengan judul bombastis atau tangkapan layar yang seolah-olah berasal dari media kredibel, atau dalam bentuk pesan berantai yang menyebar luas.

Salah satu versi klaim yang beredar luas adalah sebagai berikut:

“[BREAKING NEWS] Prabowo dan Purbaya Sepakat Turunkan Harga Pertalite! Kabar Gembira untuk Rakyat Indonesia, Setelah Pertemuan Tertutup, Harga BBM Jenis Pertalite Akan Segera Turun Drastis. Ini Adalah Langkah Nyata Untuk Meringankan Beban Ekonomi Masyarakat.”

Klaim ini menimbulkan kehebohan di kalangan masyarakat, terutama mereka yang sangat bergantung pada stabilitas dan keterjangkauan harga BBM untuk kebutuhan sehari-hari.

Penelusuran Fakta

Tim jurnalis investigasi senior digitalbisnis.id melakukan penelusuran mendalam untuk memverifikasi kebenaran klaim sensasional ini. Kami menggunakan beragam metode verifikasi, mulai dari pemeriksaan sumber resmi, penelusuran arsip berita, hingga konsultasi dengan pakar kebijakan energi dan ekonomi.

Langkah pertama dalam penelusuran kami adalah memeriksa sumber-sumber resmi pemerintah yang memiliki otoritas dalam penetapan harga BBM. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT Pertamina (Persero) sebagai operator, serta Kementerian Keuangan yang mengelola subsidi BBM, adalah pihak-pihak utama yang berwenang mengeluarkan kebijakan terkait harga bahan bakar. Hasil pemeriksaan kami menunjukkan tidak ada satu pun pengumuman resmi, siaran pers, atau pernyataan dari ketiga lembaga tersebut yang mengkonfirmasi adanya kesepakatan atau rencana penurunan harga Pertalite, apalagi yang melibatkan Prabowo Subianto dan Purbaya Yudhi Sadewa secara spesifik dalam keputusan tersebut.

Selanjutnya, kami menganalisis peran dan kapasitas kedua figur yang disebut dalam klaim. Prabowo Subianto saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Dalam kapasitasnya sebagai Menteri Pertahanan, portfolio dan kewenangan beliau tidak mencakup kebijakan penetapan harga BBM. Kebijakan energi dan BBM sepenuhnya berada di bawah koordinasi Kementerian ESDM dan eksekusi oleh Pertamina, dengan dukungan dari Kementerian Keuangan terkait aspek subsidi. Meskipun seorang menteri dapat memberikan pandangan atau masukan terkait kondisi ekonomi nasional, keputusan final mengenai harga BBM adalah hasil dari kajian lintas sektoral dan kewenangan yang terstruktur.

Demikian pula dengan Purbaya Yudhi Sadewa. Sebagai seorang ekonom dan akademisi yang dikenal luas, Purbaya seringkali memberikan analisis dan pandangan mengenai kondisi perekonomian, termasuk kebijakan energi. Namun, perannya adalah sebagai pengamat atau penasehat, bukan pengambil keputusan eksekutif dalam penetapan harga BBM. Perlu ditekankan bahwa memberikan analisis atau pendapat berbeda jauh dengan membuat keputusan kebijakan yang mengikat secara resmi.

Sistem penetapan harga BBM di Indonesia, khususnya untuk jenis Pertalite, merupakan proses yang kompleks dan transparan. Harga ditentukan berdasarkan beberapa faktor, antara lain harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, biaya operasional dan distribusi, serta kebijakan subsidi pemerintah. Setiap perubahan harga harus melalui mekanisme yang jelas, melibatkan rapat koordinasi antar kementerian terkait, dan akhirnya diumumkan secara resmi kepada publik. Sebuah keputusan untuk menurunkan harga Pertalite, apalagi “turun drastis” seperti yang diklaim, akan memiliki implikasi fiskal yang besar bagi anggaran negara (jika melibatkan subsidi) atau operasional Pertamina (jika tidak bersubsidi), sehingga tidak mungkin diputuskan secara sepihak atau rahasia oleh dua individu yang tidak memiliki wewenang langsung.

Kami juga melakukan penelusuran terhadap arsip berita dari media-media massa kredibel dan terverifikasi. Tidak ditemukan laporan berita dari sumber-sumber terpercaya yang memberitakan adanya pertemuan antara Prabowo dan Purbaya dengan agenda spesifik membahas dan menyepakati penurunan harga Pertalite. Berita-berita terkait Prabowo biasanya berfokus pada isu pertahanan, politik, atau kegiatan kampanye (jika konteksnya masa pemilu), sementara berita terkait Purbaya berkutat pada analisis ekonomi atau pandangannya terhadap kebijakan fiskal. Tidak ada jejak digital atau pemberitaan yang mengkonfirmasi narasi klaim tersebut.

Dengan demikian, klaim bahwa Prabowo dan Purbaya sepakat menurunkan harga Pertalite tidak memiliki dasar faktual dan tidak sesuai dengan struktur kewenangan penetapan kebijakan energi di Indonesia. Klaim ini memanfaatkan keinginan masyarakat akan harga BBM yang lebih murah dan mengaitkannya dengan figur publik untuk menciptakan narasi yang menyesatkan.

Kesimpulan

Berdasarkan penelusuran fakta yang komprehensif, informasi yang mengklaim bahwa Prabowo Subianto dan Purbaya Yudhi Sadewa sepakat untuk menurunkan harga Pertalite adalah tidak benar. Tidak ada bukti resmi maupun indikasi yang valid yang mendukung narasi tersebut, dan klaim tersebut tidak sesuai dengan mekanisme serta kewenangan dalam penetapan harga BBM di Indonesia.

Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta TurnBackHoax.ID, informasi tersebut dinyatakan Salah.

Cek Sumber Asli

Tags: Cek Faktasalah
Previous Post

[SALAH Bahlil Wajibkan Seluruh Masyarakat Ganti ke Motor Listrik

Next Post

Menguak Tabir Digital: Pilihan Privasi Anda dan Jaringan Data Google

digitalbisnis

digitalbisnis

Next Post
Menguak Tabir Digital: Pilihan Privasi Anda dan Jaringan Data Google

Menguak Tabir Digital: Pilihan Privasi Anda dan Jaringan Data Google

Discussion about this post

Market

Crypto markets by TradingView
digitalbisnis.id

© 2023 digitalbisnis.id - Create with coffee.

  • Bisnis
  • Gadget & App
  • Teknologi
  • Start Up
  • Event

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta

© 2023 digitalbisnis.id - Create with coffee.