Narasi
Beredar sebuah informasi di media sosial yang mengklaim bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pernah membuat janji kontroversial terkait Venezuela dan Aceh. Klaim tersebut menyatakan bahwa Trump berjanji akan melepaskan Presiden Venezuela jika Indonesia mengizinkan Aceh merdeka.
Narasi ini, meskipun terdengar absurd, telah menyebar di beberapa platform media sosial dan menjadi bahan perbincangan yang menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat.
Penelusuran Fakta
Tim redaksi digitalbisnis.id, dengan pengalaman panjang dalam memverifikasi informasi, segera menelusuri keabsahan klaim tersebut. Proses penelusuran dimulai dengan melakukan pencarian mendalam di berbagai sumber berita kredibel, arsip pernyataan resmi, serta platform pemeriksa fakta yang terpercaya. Kami mencari jejak digital dari pernyataan Donald Trump, kebijakan luar negeri AS terkait Venezuela dan Indonesia, serta rekam jejak isu kemerdekaan Aceh.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa tidak ada satu pun sumber berita terkemuka atau pernyataan resmi dari pemerintahan AS di era Donald Trump yang mengonfirmasi adanya janji semacam itu. Analisis konteks sejarah juga menunjukkan bahwa isu kemerdekaan Aceh telah selesai melalui perjanjian damai dan bukan menjadi agenda yang relevan untuk diperdagangkan dalam diplomasi internasional dengan AS, apalagi dikaitkan dengan nasib presiden negara lain.
Logika sebab-akibat jelas tidak berlaku di sini. Tidak ada dasar rasional mengapa Amerika Serikat, melalui Presidennya, akan membuat tawaran diplomatik yang sangat tidak proporsional dan tidak mungkin terjadi, yaitu menukarkan intervensi terhadap sebuah negara (Venezuela) dengan persetujuan kemerdekaan provinsi di negara lain (Aceh). Hal ini bertentangan dengan prinsip kedaulatan negara dan praktik diplomasi internasional yang lazim.
Lebih lanjut, klaim ini tampaknya merupakan rekayasa yang mencoba memanfaatkan isu sensitif untuk tujuan tertentu, seperti provokasi atau sekadar penyebaran disinformasi. Kegagalan menemukan bukti otentik dari klaim yang begitu besar dan signifikan, di samping bertentangan dengan logika diplomasi, memperkuat dugaan bahwa informasi ini tidak benar.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran yang komprehensif dan analisis mendalam terhadap berbagai sumber serta logika sebab-akibat, klaim bahwa Donald Trump pernah berjanji akan melepaskan Presiden Venezuela jika Indonesia mengizinkan Aceh merdeka adalah tidak berdasar dan menyesatkan. Tidak ada bukti pendukung yang kredibel untuk narasi ini.
Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta TurnBackHoax.ID, informasi tersebut dinyatakan Salah. Cek Sumber Asli.


Discussion about this post