body { font-family: ‘Arial’, sans-serif; line-height: 1.6; }
h2 { color: #333; }
p { margin-bottom: 1em; }
a { color: #007bff; text-decoration: none; }
a:hover { text-decoration: underline; }
Narasi
Beredar sebuah informasi di media sosial yang mengklaim bahwa sebuah video menampilkan sekelompok santri sedang berdemonstrasi di Indonesia dengan tuntutan agar negara tersebut berdamai dengan Israel. Narasi ini menyebar melalui berbagai platform digital, memicu simpati sekaligus perdebatan di kalangan publik terkait isu sensitif hubungan Indonesia dengan Israel.
Dalam video yang beredar, terlihat beberapa orang yang mengenakan atribut santri sedang meneriakkan yel-yel dan membawa spanduk. Klaim yang menyertainya menyebutkan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk aspirasi segelintir santri yang menginginkan normalisasi hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel. Sejumlah tangkapan layar dan tautan video dibagikan ulang, memperkuat dugaan kebenaran narasi tersebut di mata penerima informasi.
Penelusuran Fakta
Tim investigasi digitalbisnis.id segera melakukan penelusuran mendalam terhadap klaim yang beredar. Proses verifikasi dimulai dengan melakukan pencarian kata kunci terkait “demo santri Indonesia Israel” di berbagai mesin pencari dan platform media sosial. Tujuannya adalah untuk menemukan sumber asli video serta konteks di baliknya.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut memang ada, namun klaim yang menyertainya adalah menyesatkan. Video tersebut sebenarnya direkam pada momen yang berbeda dan memiliki narasi yang sama sekali tidak berkaitan dengan tuntutan perdamaian antara Indonesia dan Israel. Analisis terhadap rekaman video asli, termasuk latar belakang, atribut yang digunakan, dan rekaman suara, mengungkapkan bahwa video tersebut sebenarnya merupakan dokumentasi aksi solidaritas untuk Palestina yang dilakukan oleh sejumlah santri di Indonesia.
Bantahan terhadap klaim hoax ini didasarkan pada beberapa poin krusial. Pertama, spanduk dan yel-yel yang terdengar dalam video asli justru menunjukkan dukungan kuat terhadap perjuangan rakyat Palestina dan penolakan terhadap agresi Israel. Tidak ada satupun elemen dalam video yang secara eksplisit maupun implisit menyatakan tuntutan agar Indonesia berdamai dengan Israel. Kedua, penelusuran lebih lanjut menemukan bahwa video serupa telah beredar sebelumnya dengan narasi yang benar, namun kemudian dipelintir oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan disinformasi.
Penyebaran informasi yang salah ini merupakan contoh taktik manipulasi yang umum digunakan, di mana konten yang sudah ada diambil dan diberi narasi baru yang bertentangan dengan makna sebenarnya. Tujuannya seringkali adalah untuk memprovokasi emosi publik, menciptakan kebingungan, atau bahkan mendiskreditkan kelompok tertentu. Dalam kasus ini, konteks asli video sebagai bentuk solidaritas Palestina telah dibajak dan diubah menjadi narasi yang justru berlawanan.
Kesimpulan
Berdasarkan analisis mendalam dan perbandingan dengan sumber-sumber terverifikasi, dapat dipastikan bahwa klaim mengenai video demo santri yang meminta Indonesia berdamai dengan Israel adalah tidak benar. Narasi yang beredar telah memelintir konteks asli dari video tersebut.
Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta TurnBackHoax.ID, informasi tersebut dinyatakan Salah.


Discussion about this post