Narasi
Beredar sebuah informasi di media sosial yang mengklaim adanya video memperlihatkan anggota TNI menegur seorang anggota dewan yang kedapatan menerobos jalur busway. Narasi ini mengindikasikan sebuah kejadian pelanggaran lalu lintas yang ditindak tegas oleh aparat keamanan, sebuah peristiwa yang menarik perhatian publik karena menyangkut penegakan hukum dan etika pejabat publik.
Dalam sebuah unggahan yang menyertai video tersebut, disebutkan “Viral! Anggota TNI Tegur Anggota Dewan Penerobos Jalur Busway. Semoga jadi contoh bagi semua pejabat yang merasa punya hak istimewa.” Klaim ini seolah ingin menunjukkan bahwa ada upaya penegakan disiplin yang dilakukan oleh TNI terhadap oknum anggota dewan.
Penelusuran Fakta
Setelah melakukan penelusuran mendalam terhadap klaim yang beredar, kami menemukan bahwa video tersebut telah dipelintir dari konteks aslinya dan digunakan untuk menyebarkan disinformasi. Proses penelusuran kami melibatkan beberapa tahapan. Pertama, kami mencari sumber asli dari video yang viral tersebut dengan menggunakan teknik pencarian terbalik gambar dan video.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut sebenarnya merekam momen ketika anggota TNI tengah melakukan patroli dan menemukan sebuah kendaraan yang parkir di jalur busway. Kendaraan tersebut bukanlah milik anggota dewan, melainkan milik warga sipil yang melanggar aturan. Anggota TNI yang bertugas kemudian menghampiri kendaraan tersebut untuk memberikan teguran dan meminta agar kendaraan segera dipindahkan demi kelancaran lalu lintas bus TransJakarta.
Fakta yang sebenarnya adalah tidak ada anggota dewan yang terlibat dalam peristiwa ini. Narasi yang menyebutkan adanya teguran terhadap anggota dewan merupakan tambahan informasi palsu yang sengaja disematkan untuk menciptakan kesan sensasional dan menyesatkan publik. Sebab, penyematan narasi “anggota dewan” pada video yang tidak relevan bertujuan untuk menimbulkan persepsi negatif terhadap kalangan politisi, padahal kejadian sebenarnya murni pelanggaran lalu lintas oleh warga sipil biasa yang segera ditangani oleh petugas.
Oleh karena itu, klaim bahwa video tersebut memperlihatkan anggota TNI menegur anggota dewan yang menerobos jalur busway adalah tidak benar. Video itu menampilkan tindakan tegas TNI terhadap pelanggaran lalu lintas, namun objek pelanggaran yang diklaim telah dipalsukan.
Kesimpulan
Informasi yang beredar mengenai video “TNI Tegur Anggota Dewan Penerobos Jalur Busway” adalah salah.
Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta TurnBackHoax.ID, informasi tersebut dinyatakan Salah.


Discussion about this post