Narasi
Beredar sebuah informasi di media sosial yang mengklaim bahwa sebuah video menunjukkan tsunami menerjang kawasan Kuta, Bali. Video berdurasi singkat ini memperlihatkan ombak besar yang menghantam daratan, menimbulkan kepanikan di antara orang-orang yang berada di lokasi. Narasi yang menyertai video tersebut dengan tegas menyatakan, “Tsunami Menerjang Kuta Bali Hari Ini!!! Tetap Waspada.”
Penelusuran Fakta
Tim kami segera melakukan penelusuran mendalam untuk memverifikasi klaim yang beredar. Berdasarkan analisis visual video dan pencarian sumber asli, kami menemukan bahwa video tersebut telah diedit dan dimanipulasi. Ombak besar yang terlihat bukanlah gelombang tsunami, melainkan hasil dari rekaman video yang digabungkan dengan efek visual.
Konteks asli video ini ternyata merekam kejadian ombak pasang yang cukup besar, namun bukan peristiwa tsunami. Penggunaan efek digital dan penambahan narasi yang dramatis menciptakan ilusi bencana alam yang sebenarnya tidak terjadi. Peristiwa tsunami di Bali dalam beberapa dekade terakhir sangat jarang terjadi dan biasanya didahului oleh peringatan dini dari badan meteorologi. Klaim adanya tsunami secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan resmi sangatlah janggal.
Berdasarkan penelusuran lebih lanjut menggunakan mesin pencari dan basis data kejadian bencana, tidak ditemukan laporan resmi maupun berita kredibel mengenai peristiwa tsunami yang melanda Kuta, Bali, pada waktu beredarnya video tersebut. Petugas berwenang di lokasi kejadian juga tidak mengeluarkan peringatan atau laporan terkait adanya tsunami. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa video tersebut sengaja dibuat untuk menimbulkan kepanikan dan disinformasi.
Kesimpulan
Video yang beredar mengklaim adanya tsunami di Kuta, Bali, adalah informasi palsu. Kejadian tersebut merupakan hasil manipulasi video dengan penambahan efek visual untuk menyesatkan publik. Peristiwa tsunami bukanlah fenomena yang terjadi tanpa sebab, apalagi tanpa peringatan resmi.
Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta TurnBackHoax.ID, informasi tersebut dinyatakan Salah. Cek Sumber Asli.

Discussion about this post