Siapa yang tidak kenal WALL-E? Robot mungil ikonik dari film animasi Pixar ini kini bukan sekadar fantasi. Sebuah startup teknologi bernama Figure AI berhasil membawa WALL-E ke dunia nyata, bahkan lebih ambisius dengan mengembangkan robot humanoid serbaguna yang diberi nama Figure 01.
Figure AI bukan hanya sekadar membuat replika WALL-E. Mereka fokus pada penciptaan robot yang dapat melakukan tugas-tugas nyata di berbagai lingkungan, mulai dari pabrik hingga rumah tangga. Figure 01, sang ‘sepupu’ WALL-E yang lebih canggih, dirancang untuk membantu manusia dalam pekerjaan fisik yang berulang, berbahaya, atau melelahkan.
Figure 01: Robot Humanoid untuk Dunia Nyata
Performa Figure 01 memang patut diacungi jempol. Dalam sebuah video yang beredar, robot ini terlihat mampu melakukan tugas-tugas seperti mengambil dan memindahkan barang, membuka pintu, bahkan mengikuti instruksi verbal secara real-time. Keunggulan utamanya terletak pada kemampuan ‘pembelajaran generatif’, di mana robot ini dapat belajar dan beradaptasi dengan cepat terhadap tugas baru berkat integrasi dengan model bahasa besar (LLM) seperti yang digunakan oleh OpenAI.
Teknologi di balik Figure 01 ini sangat menarik. Robot ini menggunakan kombinasi deep learning dan reinforcement learning untuk memproses informasi visual dan gerakan. Dengan data yang cukup, Figure 01 bisa menjadi sangat efisien dan mampu menangani berbagai skenario yang kompleks. Kemampuan adaptasinya ini yang membedakan dari robot industri tradisional yang cenderung kaku dan hanya bisa melakukan satu tugas spesifik.
Figure AI sendiri didirikan oleh individu-individu berpengalaman di industri robotik dan kecerdasan buatan. Mereka berhasil menarik perhatian investor kelas kakap, termasuk raksasa teknologi seperti Amazon, Microsoft, dan Nvidia, serta pendanaan besar yang dipimpin oleh OpenAI. Total pendanaan yang berhasil dihimpun mencapai ratusan juta dolar, menandakan kepercayaan besar terhadap visi perusahaan ini.
Lebih dari Sekadar Mainan, Menuju Era Baru Robotika
Kolaborasi dengan OpenAI bukan tanpa alasan. Figure AI ingin robotnya tidak hanya cerdas secara fisik, tetapi juga memiliki kemampuan pemahaman bahasa dan penalaran yang setara dengan AI canggih saat ini. Bayangkan saja, Anda bisa memberikan instruksi kepada robot untuk merapikan meja atau bahkan membawakan Anda minuman. Kemampuan ini membuka pintu bagi aplikasi yang sangat luas di masa depan.
Namun, Figure AI tidak hanya berpuas diri dengan Figure 01. Mereka juga mengisyaratkan adanya pengembangan robot lain yang mungkin memiliki fungsi spesifik, serupa dengan ‘sepupu’ WALL-E yang tak kalah unik. Meskipun detailnya masih dirahasiakan, hal ini menunjukkan ambisi Figure AI untuk menjadi pemimpin dalam industri robotika humanoid yang sedang berkembang pesat.
Perjalanan Figure AI ini menjadi bukti nyata bahwa robot humanoid bukan lagi sekadar fiksi ilmiah. Dengan dukungan pendanaan yang kuat dan kolaborasi strategis dengan pemimpin industri AI, Figure 01 berpotensi menjadi salah satu terobosan terbesar dalam dunia robotika. Kemampuannya untuk belajar, beradaptasi, dan melakukan tugas-tugas nyata menjadikannya kandidat kuat untuk mengubah cara kita bekerja dan menjalani hidup di masa depan.
Keberhasilan startup ini tidak hanya menarik bagi para penggemar teknologi, tetapi juga bagi investor yang melihat potensi pasar robotika humanoid yang sangat besar. Dengan robot yang semakin cerdas dan serbaguna, kita mungkin akan segera melihat robot membantu kita dalam kehidupan sehari-hari, layaknya karakter WALL-E yang kita cintai.
Dilansir dari sumber media teknologi internasional.


Discussion about this post