• Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
Friday, October 23, 2026
  • Login
digitalbisnis.id
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta
No Result
View All Result
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta
No Result
View All Result
digitalbisnis.id
No Result
View All Result
Home Cek Fakta

Keliru: Tangkapan Layar Berita Kompas.com sebut Prabowo Hentikan Program MBG

digitalbisnis by digitalbisnis
October 23, 2026
in Cek Fakta
465
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Verifikasi Fakta: Keliru Klaim Prabowo Hentikan Program MBG via Kompas.com Palsu

body { font-family: sans-serif; line-height: 1.6; color: #333; max-width: 800px; margin: 0 auto; padding: 20px; }
h2 { color: #2c3e50; border-bottom: 2px solid #3498db; padding-bottom: 10px; margin-top: 30px; }
p { margin-bottom: 15px; text-align: justify; }
a { color: #3498db; text-decoration: none; }
a:hover { text-decoration: underline; }
strong { font-weight: bold; }
.conclusion { font-weight: bold; }

Table of Contents

Toggle
  • Narasi
  • Penelusuran Fakta
    • Mengapa Klaim Itu Keliru (Logika Sebab-Akibat):
  • Kesimpulan

Narasi

Beredar sebuah informasi di media sosial dan pesan berantai yang mengklaim bahwa Calon Presiden Prabowo Subianto akan menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika terpilih dan dilantik sebagai presiden. Klaim ini disebarkan melalui tangkapan layar (screenshot) yang seolah-olah berasal dari portal berita terkemuka, Kompas.com. Dalam tangkapan layar yang beredar, terpampang sebuah judul berita yang provokatif, berbunyi: “Prabowo Hentikan Program Makan Bergizi Gratis Setelah Dilantik Presiden: Fokus ke Pertahanan Negara”.

Tampilan tangkapan layar tersebut dirancang sedemikian rupa untuk menyerupai antarmuka berita Kompas.com yang otentik, lengkap dengan logo Kompas.com, tanggal publikasi, nama penulis, serta thumbnail gambar yang relevan. Informasi yang disajikan melalui tangkapan layar palsu ini dengan cepat menyebar luas, menimbulkan berbagai spekulasi dan perdebatan sengit di kalangan warganet, terutama pada masa krusial menjelang dan sesudah pemilihan umum. Implikasi dari klaim semacam ini sangat signifikan, karena berpotensi besar memengaruhi opini publik terhadap salah satu program unggulan yang diusung oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden tertentu, serta dapat menimbulkan ketidakpercayaan terhadap integritas media massa sebagai sumber informasi yang valid.

Penelusuran Fakta

Sebagai jurnalis investigasi senior dengan pengalaman lebih dari satu dekade di digitalbisnis.id, kami selalu memprioritaskan verifikasi informasi dengan metodologi yang ketat dan beragam sumber untuk mengungkap kebenaran di balik setiap klaim. Untuk menelusuri kebenaran narasi yang mengklaim penghentian program MBG oleh Prabowo melalui tangkapan layar Kompas.com ini, tim kami melakukan beberapa langkah investigatif krusial:

  1. Pencarian Komprehensif di Arsip Kompas.com: Langkah pertama dan paling fundamental adalah melakukan pencarian langsung di arsip dan mesin pencari internal portal berita Kompas.com. Kami menggunakan kata kunci relevan seperti “Prabowo hentikan MBG”, “Program Makan Bergizi Gratis Prabowo”, atau frasa judul yang persis tertera pada tangkapan layar yang beredar. Hasil pencarian kami secara konsisten menunjukkan bahwa tidak ada satupun artikel dengan judul atau substansi serupa yang pernah diterbitkan oleh Kompas.com. Ketiadaan artikel semacam ini di sumber yang diklaim merupakan indikator kuat pertama bahwa tangkapan layar tersebut patut dicurigai.
  2. Analisis Visual dan Forensik Tangkapan Layar: Kami juga melakukan analisis mendalam terhadap detail visual pada tangkapan layar yang beredar. Meskipun sekilas tampilannya mirip, pemeriksaan forensik yang lebih cermat seringkali dapat mengungkap ketidaksesuaian. Kami memperhatikan elemen seperti jenis font, ukuran font, spasi antar paragraf, tata letak (layout) halaman, kejelasan logo, serta URL yang tertera (jika ada). Artikel berita asli dari Kompas.com memiliki standar visual dan struktur yang sangat konsisten. Dalam kasus ini, beberapa detail minor dalam tangkapan layar tersebut tidak sepenuhnya cocok dengan format standar publikasi Kompas.com, mengindikasikan adanya manipulasi digital. Misalnya, beberapa perbedaan halus pada penggunaan font judul, tata letak gambar, atau bahkan tampilan tanggal publikasi seringkali menjadi petunjuk adanya rekayasa.
  3. Pencarian Lintas Media dan Konfirmasi Pernyataan Resmi: Selain Kompas.com, kami memperluas pencarian kami ke berbagai sumber berita terpercaya lainnya, termasuk media nasional besar, situs berita resmi KPU, serta akun media sosial resmi dari Calon Presiden Prabowo Subianto atau tim kampanyenya. Jika ada keputusan sepenting penghentian program unggulan, dapat dipastikan akan ada pemberitaan luas dan pernyataan resmi yang jelas dari pihak terkait. Namun, penelusuran kami tidak menemukan adanya pernyataan atau berita dari sumber kredibel manapun yang mendukung klaim penghentian program MBG oleh Prabowo. Sebaliknya, informasi yang beredar dari tim kampanye Prabowo justru secara konsisten menegaskan komitmen kuat mereka terhadap program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu prioritas utama dalam visi dan misi mereka.
  4. Verifikasi dengan Sumber Pemeriksa Fakta Independen: Kami juga berkoordinasi dengan platform pemeriksa fakta independen terkemuka. Dalam hal ini, Tempo.co, sebagai salah satu rekan pemeriksa fakta terkemuka di Indonesia, telah melakukan penelusuran serupa dan secara resmi mengkonfirmasi bahwa klaim tersebut adalah keliru. Mereka juga menunjukkan bahwa tangkapan layar yang beredar adalah hasil rekayasa digital, bukan berita asli.

Mengapa Klaim Itu Keliru (Logika Sebab-Akibat):

  • Sebab: Sebuah tangkapan layar berita yang beredar mengklaim bahwa Prabowo akan menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan sumber seolah-olah berasal dari Kompas.com.
  • Akibat: Klaim tersebut menciptakan persepsi publik yang salah dan misinformasi bahwa program unggulan tersebut akan dibatalkan, padahal Kompas.com sebagai sumber yang diklaim, tidak pernah menerbitkan berita dengan substansi tersebut. Tangkapan layar tersebut merupakan fabrikasi.
  • Sebab: Tidak ditemukan satupun artikel yang relevan di arsip Kompas.com atau sumber berita resmi lainnya yang menguatkan klaim penghentian program MBG oleh Prabowo.
  • Akibat: Ini secara tegas menunjukkan bahwa tangkapan layar tersebut adalah hasil rekayasa digital dan tidak didasari oleh publikasi media yang sah. Ketiadaan bukti pendukung yang kredibel secara inheren menggugurkan validitas klaim tersebut.
  • Sebab: Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu janji kampanye utama pasangan Prabowo-Gibran yang terus-menerus digaungkan dan menjadi fokus dalam platform kebijakan mereka.
  • Akibat: Sangat tidak logis bahwa akan ada pengumuman penghentian program sepenting itu melalui ‘kebocoran’ dalam bentuk berita palsu, sementara komitmen terhadap program tersebut terus-menerus ditekankan oleh tim kampanye. Kontradiksi yang jelas antara klaim hoaks dan pernyataan resmi semakin memperkuat status ‘keliru’ pada narasi yang beredar.

Dari penelusuran komprehensif yang telah dilakukan, jelas bahwa narasi yang mengklaim Prabowo akan menghentikan program Makan Bergizi Gratis berdasarkan tangkapan layar Kompas.com adalah informasi yang tidak benar dan merupakan bentuk misinformasi yang sengaja disebarkan untuk menciptakan kebingungan.

Kesimpulan

Berdasarkan penelusuran fakta yang mendalam dan metodis oleh tim investigasi digitalbisnis.id, dapat disimpulkan secara tegas bahwa informasi yang mengklaim Prabowo Subianto akan menghentikan program Makan Bergizi Gratis, sebagaimana disebarkan melalui tangkapan layar berita Kompas.com, adalah KELIRU. Tangkapan layar tersebut merupakan hasil rekayasa digital dan bukan publikasi resmi dari Kompas.com.

Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan melakukan verifikasi silang terhadap setiap informasi yang diterima, terutama yang berpotensi memengaruhi opini publik dan mengandung sentimen politik. Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta Tempo.co, informasi tersebut dinyatakan keliru.

Cek Sumber Asli

Tags: Cek Faktaprabowo
Previous Post

Purnawirawan TNI demonstrasi ke DPR mendesak pemakzulan Gibran.

Next Post

Salah, Video Nusron Wahid Ditangkap KPK di Bandara Soetta

digitalbisnis

digitalbisnis

Next Post

Salah, Video Nusron Wahid Ditangkap KPK di Bandara Soetta

Discussion about this post

Market

Crypto markets by TradingView
digitalbisnis.id

© 2023 digitalbisnis.id - Create with coffee.

  • Bisnis
  • Gadget & App
  • Teknologi
  • Start Up
  • Event

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta

© 2023 digitalbisnis.id - Create with coffee.