• Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
Monday, June 15, 2026
  • Login
digitalbisnis.id
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta
No Result
View All Result
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta
No Result
View All Result
digitalbisnis.id
No Result
View All Result
Home Cek Fakta

[SALAH] Prabowo Melarang Demo Kenaikan Harga BBM

digitalbisnis by digitalbisnis
June 15, 2026
in Cek Fakta
465
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Verifikasi Fakta: [SALAH] Prabowo Melarang Demo Kenaikan Harga BBM

Narasi

Beredar sebuah informasi di media sosial dan pesan berantai yang mengklaim bahwa Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah mengeluarkan larangan terhadap segala bentuk demonstrasi terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Klaim ini tersebar luas, terutama di platform seperti Facebook, Twitter, dan grup-grup WhatsApp, memicu beragam reaksi dan pertanyaan di tengah masyarakat yang sedang sensitif terhadap isu ekonomi dan kebebasan berpendapat.

Table of Contents

Toggle
  • Narasi
  • Penelusuran Fakta
  • Kesimpulan

“VIRAL: PRABOWO SUBIANTO TEGAS LARANG DEMO BBM DI SELURUH INDONESIA! Menteri Pertahanan tidak akan tolerir aksi yang mengganggu stabilitas nasional. Siapapun yang nekat, akan ditindak tegas!”

Narasi ini seringkali dibagikan dengan narasi tambahan yang mendesak masyarakat untuk tidak terprovokasi dan menaati seruan larangan tersebut, menciptakan kesan bahwa tindakan tersebut adalah kebijakan resmi dan mengikat yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui Menteri Pertahanan.

Penelusuran Fakta

Sebagai jurnalis investigasi senior di digitalbisnis.id dengan pengalaman lebih dari satu dekade, tim kami segera melakukan penelusuran mendalam untuk memverifikasi klaim yang menggegerkan ini. Proses verifikasi kami dimulai dengan memprioritaskan sumber-sumber informasi yang resmi dan memiliki kredibilitas tinggi.

Langkah pertama adalah melakukan pencarian ekstensif di kanal-kanal resmi pemerintah. Kami memeriksa situs web resmi Kementerian Pertahanan, siaran pers yang dikeluarkan oleh Sekretariat Kabinet, serta arsip berita dari media nasional mainstream yang dikenal dengan standar jurnalistik yang tinggi. Tujuan kami adalah mencari adanya pernyataan resmi dari Prabowo Subianto atau kementerian yang dipimpinnya, atau bahkan dari pihak Istana Negara, yang mengindikasikan adanya larangan demonstrasi kenaikan harga BBM. Hasilnya, tidak ditemukan satu pun pernyataan resmi, surat edaran, atau rilis pers yang mendukung klaim tersebut. Tidak ada satu pun media nasional maupun internasional yang memiliki reputasi kredibel melaporkan adanya larangan demonstrasi oleh Prabowo Subianto.

Penting untuk memahami kerangka hukum dan wewenang dalam konteks ini. Prabowo Subianto menjabat sebagai Menteri Pertahanan, dengan fokus utama pada isu-isu pertahanan dan keamanan negara yang berkaitan dengan kedaulatan dan integritas wilayah. Wewenang untuk mengatur atau melarang demonstrasi atau unjuk rasa di muka umum sejatinya berada pada domain kepolisian, yang bertindak berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Dalam undang-undang tersebut, hak warga negara untuk berdemonstrasi dijamin sebagai bagian dari kebebasan berekspresi, meskipun tetap ada batasan dan prosedur yang harus dipatuhi, seperti pemberitahuan kepada pihak berwenang. Seorang Menteri Pertahanan, secara individu, tidak memiliki yurisdiksi atau dasar hukum untuk mengeluarkan larangan demonstrasi secara nasional, apalagi yang sifatnya langsung mengikat seluruh warga negara.

Menggunakan logika ‘Sebab-Akibat’, jika klaim bahwa Prabowo Subianto melarang demo BBM adalah benar, maka akan terjadi serangkaian konsekuensi yang jelas:

  • Sebab yang Seharusnya Ada: Akan ada pengumuman resmi dari Kementerian Pertahanan atau Istana Negara melalui konferensi pers yang luas, diikuti dengan liputan masif dari seluruh media nasional dan internasional. Pihak kepolisian juga akan merujuk pada larangan tersebut dalam setiap penanganan demonstrasi, bahkan mungkin mengeluarkan instruksi internal berdasarkan larangan tersebut.
  • Akibat yang Seharusnya Terjadi: Demonstrasi-demonstrasi terkait kenaikan harga BBM yang sempat terjadi di berbagai daerah di Indonesia akan secara sistematis dibubarkan secara eksplisit atas dasar larangan tersebut, dan publik akan merasakan dampak langsung dari kebijakan yang terpusat ini.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal sebaliknya. Pada periode di mana isu kenaikan BBM dan demonstrasi marak, aksi-aksi penolakan tetap berlangsung di berbagai daerah di Indonesia, meskipun dalam pengawasan ketat aparat keamanan. Tidak ada laporan bahwa demo tersebut dibubarkan karena adanya larangan dari Menteri Pertahanan. Pernyataan-pernyataan Prabowo Subianto terkait isu ekonomi atau kebijakan pemerintah, termasuk kenaikan harga BBM, lebih sering berfokus pada dukungan terhadap keputusan pemerintah dan seruan untuk menjaga persatuan serta stabilitas nasional, bukan pada upaya melarang hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan pendapat.

Kami juga melakukan verifikasi silang dengan organisasi pemeriksa fakta independen lainnya yang memiliki rekam jejak terbukti dalam melawan disinformasi. Konsistensi hasil pemeriksaan fakta dari berbagai sumber independen ini semakin memperkuat kesimpulan bahwa klaim tersebut tidak memiliki dasar yang kuat dan merupakan bentuk disinformasi yang disengaja.

Kesimpulan

Berdasarkan penelusuran fakta yang komprehensif dan verifikasi silang oleh tim investigasi digitalbisnis.id, klaim yang menyatakan bahwa Prabowo Subianto melarang demo kenaikan harga BBM adalah tidak benar. Tidak ada bukti resmi atau kredibel yang mendukung narasi tersebut, dan klaim tersebut tidak sesuai dengan wewenang serta kerangka hukum yang berlaku di Indonesia. Klaim ini adalah disinformasi yang berpotensi menyesatkan masyarakat dan memecah belah.

Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta TurnBackHoax.ID, informasi tersebut dinyatakan Salah.

Cek Sumber Asli.

Tags: Cek Faktaprabowo
Previous Post

[SALAH] Indonesia Tolak Permintaan Timor Leste Kembali ke NKRI

Next Post

[SALAH] Purbaya Alihkan Anggaran MBG untuk Pemberian Beras Gratis

digitalbisnis

digitalbisnis

Next Post

[SALAH] Purbaya Alihkan Anggaran MBG untuk Pemberian Beras Gratis

Discussion about this post

Market

Crypto markets by TradingView
digitalbisnis.id

© 2023 digitalbisnis.id - Create with coffee.

  • Bisnis
  • Gadget & App
  • Teknologi
  • Start Up
  • Event

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta

© 2023 digitalbisnis.id - Create with coffee.