• Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
Saturday, October 17, 2026
  • Login
digitalbisnis.id
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta
No Result
View All Result
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta
No Result
View All Result
digitalbisnis.id
No Result
View All Result
Home Cek Fakta

[SALAH] Video “Prabowo Sebut Gibran Harus Turun Sebelum Diusir”

digitalbisnis by digitalbisnis
October 17, 2026
in Cek Fakta
465
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Narasi

Beredar sebuah informasi di media sosial, khususnya melalui platform seperti TikTok, YouTube, dan grup pesan berantai WhatsApp, yang mengklaim adanya video kontroversial yang menampilkan Calon Presiden Prabowo Subianto. Narasi yang menyertai video tersebut secara eksplisit menyatakan bahwa Prabowo Subianto meminta Calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk ‘turun sebelum diusir’. Klaim ini menyiratkan adanya keretakan di antara pasangan calon presiden dan wakil presiden tersebut, serta mengindikasikan bahwa Prabowo Subianto secara terbuka menyampaikan ketidakpuasan atau bahkan peringatan keras kepada Gibran terkait posisinya dalam kontestasi politik. Video ini disebarkan dengan judul yang sangat provokatif, memicu spekulasi luas di kalangan warganet, dan berpotensi memecah belah opini publik dengan narasi perpecahan di kubu politik tertentu.

Penelusuran Fakta

Sebagai jurnalis investigasi senior di digitalbisnis.id dengan pengalaman lebih dari satu dekade dalam memverifikasi informasi, kami memandang serius setiap klaim yang berpotensi memecah belah dan menyebarkan disinformasi. Penelusuran fakta atas klaim ‘Video Prabowo Sebut Gibran Harus Turun Sebelum Diusir’ ini dilakukan dengan metodologi verifikasi yang ketat dan beragam.

Table of Contents

Toggle
  • Narasi
  • Penelusuran Fakta
  • Kesimpulan

Langkah awal kami melibatkan analisis digital forensik terhadap video yang beredar. Ini termasuk penggunaan alat pencarian balik gambar dan video pada mesin pencari seperti Google Images dan Yandex untuk melacak asal-usul video. Kami juga melakukan pencarian kata kunci spesifik dan variasi frasa (‘Prabowo Gibran turun’, ‘Prabowo usir Gibran’, ‘statement Prabowo Gibran’) di berbagai platform media sosial (YouTube, X/Twitter, Facebook, TikTok) serta arsip berita media massa kredibel. Tujuannya adalah untuk menemukan rekaman asli dari pidato atau pernyataan Prabowo Subianto yang diduga menjadi sumber video tersebut.

Hasil penelusuran komprehensif kami menunjukkan bahwa tidak ada satu pun rekaman resmi atau pemberitaan dari media arus utama yang kredibel yang mengonfirmasi adanya pernyataan Prabowo Subianto yang secara eksplisit atau implisit meminta Gibran Rakabuming Raka untuk mundur, apalagi sampai menggunakan frasa ‘sebelum diusir’. Pernyataan semacam itu, jika benar adanya, tentu akan menjadi berita besar dan akan diliput secara luas oleh seluruh media nasional dan internasional dengan urgensi tinggi. Namun, jejak digital dari klaim tersebut hanya ditemukan pada akun-akun atau kanal yang dikenal kerap menyebarkan informasi yang tidak terverifikasi atau hoaks.

Faktanya, video yang digunakan dalam narasi hoaks ini teridentifikasi sebagai cuplikan yang diambil dari konteks yang sama sekali berbeda. Setelah meninjau berbagai rekaman pidato dan wawancara Prabowo Subianto, kami menemukan bahwa narasi tersebut sering kali memanfaatkan potongan pidato Prabowo yang membahas tentang prinsip-prinsip kepemimpinan yang berintegritas, etika politik, pentingnya loyalitas dalam sebuah tim, atau bahkan kutipan tentang sejarah pemimpin-pemimpin terdahulu yang menunjukkan sikap legowo. Sebagai contoh, dalam beberapa kesempatan, Prabowo memang sering menekankan pentingnya seorang pemimpin untuk selalu mendengarkan aspirasi rakyat dan siap menerima konsekuensi politik, namun pernyataan tersebut selalu bersifat umum dan tidak pernah secara spesifik ditujukan kepada Gibran Rakabuming Raka terkait isu pengunduran diri atau pengusiran.

Inti dari manipulasi ini terletak pada disinformasi kontekstual. Video asli, yang mungkin menampilkan Prabowo Subianto berbicara mengenai topik umum tentang kepemimpinan atau pengalaman politik, sengaja dipotong dan disematkan dengan judul atau narasi teks yang menyesatkan. Ini menciptakan ilusi bahwa Prabowo sedang membahas isu sensitif terkait Gibran, padahal konten aslinya tidak demikian. Pembuatan narasi palsu semacam ini sering kali bertujuan untuk menciptakan polarisasi, merusak citra kandidat, atau menimbulkan keraguan di benak pemilih di tengah periode krusial seperti masa kampanye.

Dengan demikian, logika sebab-akibat dari hoaks ini sangat gamblang: Sebab adanya pengambilan cuplikan video yang sah dari sebuah pidato Prabowo Subianto, yang kemudian secara sengaja disertai dengan judul, narasi, atau konteks yang sepenuhnya palsu dan tidak relevan dengan isi asli video, Akibatnya terbentuklah klaim menyesatkan yang menyatakan bahwa Prabowo meminta Gibran untuk ‘turun sebelum diusir’. Tindakan manipulasi ini adalah bentuk penyebaran disinformasi yang terencana, mengeksploitasi media sosial sebagai sarana penyebaran cepat tanpa filter informasi yang memadai. Soliditas pasangan Prabowo-Gibran justru menjadi narasi utama yang terus-menerus disampaikan oleh tim kampanye mereka, membantah klaim-klaim yang mengindikasikan perpecahan.

Kesimpulan

Berdasarkan penelusuran fakta yang mendalam dan analisis bukti yang komprehensif, dapat disimpulkan bahwa klaim ‘Video Prabowo Sebut Gibran Harus Turun Sebelum Diusir’ adalah informasi yang salah dan menyesatkan. Video tersebut telah dimanipulasi konteksnya untuk menyebarkan disinformasi dan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta TurnBackHoax.ID, informasi tersebut dinyatakan Salah.

Cek Sumber Asli.

Tags: Cek Faktaprabowo
Previous Post

[PENIPUAN] Lowongan Kerja PT Kaltim Prima Coal

digitalbisnis

digitalbisnis

Discussion about this post

Market

Crypto markets by TradingView
digitalbisnis.id

© 2023 digitalbisnis.id - Create with coffee.

  • Bisnis
  • Gadget & App
  • Teknologi
  • Start Up
  • Event

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta

© 2023 digitalbisnis.id - Create with coffee.