• Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
Thursday, November 5, 2026
  • Login
digitalbisnis.id
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta
No Result
View All Result
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta
No Result
View All Result
digitalbisnis.id
No Result
View All Result
Home Cek Fakta

[SALAH] Prabowo Minta Rakyat Indonesia Serukan Boikot Medsos

digitalbisnis by digitalbisnis
November 5, 2026
in Cek Fakta
465
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Narasi

Beredar sebuah informasi di media sosial dan platform pesan berantai yang mengklaim bahwa Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, telah meminta seluruh rakyat Indonesia untuk menyerukan boikot media sosial. Klaim ini menyebar luas, terutama setelah berbagai isu sensitif melibatkan penggunaan media sosial sebagai corong informasi publik dan disinformasi. Unggahan yang beredar secara masif ini seringkali menampilkan narasi yang seolah-olah merupakan kutipan langsung dari Prabowo.

Dalam beberapa unggahan dan pesan berantai, narasi tersebut diungkapkan dengan kalimat yang provokatif, mencoba memberikan kesan urgensi dan legitimasi pada seruan tersebut. Misalnya, beberapa klaim memuat kalimat seperti: “Prabowo Subianto Menyerukan: ‘Rakyat Indonesia, saatnya bersatu! Mari kita tunjukkan kekuatan kita dengan memboikot semua media sosial untuk sementara waktu. Ini adalah langkah penting demi kedaulatan informasi dan menjaga stabilitas negara dari disinformasi. Seruan ini adalah esensial untuk membersihkan ruang digital kita dari anasir-anasir perusak!’“. Pesan semacam ini seringkali disematkan pada gambar Prabowo atau cuplikan video yang diedit secara selektif, menciptakan ilusi bahwa seruan tersebut benar-benar dilontarkan oleh beliau.

Table of Contents

Toggle
  • Narasi
  • Penelusuran Fakta
  • Kesimpulan

Penyebaran klaim ini memicu berbagai reaksi di kalangan warganet, mulai dari dukungan buta, keraguan, hingga kecaman. Mengingat dampak besar yang bisa ditimbulkan oleh seruan boikot media sosial dari seorang pejabat negara, verifikasi mendalam terhadap klaim ini menjadi sangat krusial untuk mencegah penyebaran disinformasi lebih lanjut di tengah masyarakat.

Penelusuran Fakta

Sebagai jurnalis investigasi senior di digitalbisnis.id dengan pengalaman lebih dari satu dekade, tim kami segera melakukan penelusuran mendalam terhadap klaim yang beredar luas ini. Metode verifikasi informasi kami melibatkan pengecekan kata kunci di mesin pencari terkemuka, penelusuran di database berita nasional dan internasional, serta pemeriksaan arsip video dan pernyataan resmi Prabowo Subianto di berbagai kesempatan, termasuk melalui kanal komunikasi Kementerian Pertahanan dan media massa arus utama yang kredibel.

Langkah pertama dalam penelusuran kami adalah mencari pernyataan resmi atau konferensi pers di mana Prabowo Subianto mungkin menyampaikan seruan boikot media sosial. Kami memeriksa situs web resmi Kementerian Pertahanan, akun media sosial resminya, serta liputan media arus utama dari tanggal-tanggal yang relevan selama beberapa waktu terakhir. Hasil penelusuran kami menunjukkan bahwa tidak ditemukan satu pun pernyataan, pidato, atau rilis pers yang mengindikasikan Prabowo Subianto pernah meminta rakyat Indonesia untuk memboikot media sosial secara keseluruhan.

Penelusuran lebih lanjut mengungkap bahwa klaim tersebut sepenuhnya tidak berdasar dan merupakan hasil fabrikasi informasi atau misinterpretasi pernyataan lain yang sangat jauh dari konteks aslinya. Tidak ada sumber kredibel, baik dari lingkungan pemerintahan maupun media arus utama yang independen, yang mengonfirmasi adanya seruan boikot media sosial dari Prabowo Subianto. Hal ini menunjukkan bahwa klaim tersebut adalah murni disinformasi.

Sebab: Pernyataan yang mengklaim Prabowo Subianto meminta rakyat Indonesia untuk memboikot media sosial tidak pernah keluar dari mulutnya dalam kapasitasnya sebagai Menteri Pertahanan atau tokoh publik. Tidak ada bukti rekaman video, transkrip pidato, atau rilis pers resmi yang memvalidasi klaim ini. Sebaliknya, sepanjang rekam jejak publiknya, Prabowo Subianto justru kerap menekankan pentingnya penggunaan media sosial secara bijak, literasi digital, dan kewaspadaan terhadap hoaks.

Akibatnya: Informasi yang beredar tersebut adalah disinformasi yang berpotensi menyesatkan masyarakat, menciptakan kegaduhan, dan merusak citra pejabat negara. Klaim semacam ini seringkali disebarkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang ingin memanfaatkan sentimen publik terkait isu penggunaan media sosial, atau mencoba mengadu domba dengan menyebarkan informasi palsu yang menyeret nama pejabat tinggi negara.

Prabowo Subianto, dalam berbagai kesempatan, memang pernah menyoroti bahaya penyebaran hoaks dan ujaran kebencian di media sosial, serta pentingnya filter informasi. Namun, pernyataan tersebut sama sekali tidak bisa diartikan sebagai ajakan untuk memboikot media sosial secara keseluruhan. Sebaliknya, hal itu adalah imbauan untuk menggunakan platform digital secara bertanggung jawab dan cerdas, guna menjaga ruang publik dari informasi palsu dan perpecahan. Verifikasi silang dengan pernyataan aslinya selalu menunjukkan perbedaan substansial antara narasi hoaks dan fakta sesungguhnya.

Kesimpulan

Berdasarkan seluruh hasil penelusuran dan verifikasi fakta yang komprehensif, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan Prabowo Subianto meminta rakyat Indonesia untuk menyerukan boikot media sosial adalah informasi yang SALAH atau HOAKS. Klaim ini tidak memiliki dasar fakta dan tidak didukung oleh bukti-bukti yang kredibel dari sumber-sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta TurnBackHoax.ID, informasi tersebut dinyatakan Salah.

Cek Sumber Asli

Tags: Cek Faktaprabowo
Previous Post

[SALAH] Foto “Asap Karhutla Kalimantan Menutupi Sidney”

Next Post

[PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Staf Sekolah Rakyat Tahun 2026

digitalbisnis

digitalbisnis

Next Post

[PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Staf Sekolah Rakyat Tahun 2026

Discussion about this post

Market

Crypto markets by TradingView
digitalbisnis.id

© 2023 digitalbisnis.id - Create with coffee.

  • Bisnis
  • Gadget & App
  • Teknologi
  • Start Up
  • Event

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Bisnis
    • Digital Marketing
    • Start Up
  • Gadget & App
    • Gadget
      • App
      • Mobile
      • Komputer
    • Software
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Big Data
    • Blockchain
    • Cloud
    • Transformasi Digital
    • Internet of Things
  • Start Up
  • Event
Cek Fakta

© 2023 digitalbisnis.id - Create with coffee.